Logo Sulselsatu

Kadisdik Jeneponto Tantang Anggota DPRD Peduli Anggaran Pendidikan

Asrul
Asrul

Rabu, 17 Juli 2019 19:55

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com,JENEPONTO – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Jeneponto Nur Alam menantang anggota DPRD Jeneponto yang lama maupun yang baru akan dilantik untuk peduli dunia pendidikan.

Alam mengatakan, saat ini dunia pendidikan saa ini sangat membutuhkan tenaga pengajar yang memiliki legal standing.

Sebanyak kurang lebih 1.500 tenaga pendidik di Kabupaten Jeneponto masih berstatus tenaga honorer yang tidak jelas insentifnya dalam mengabdi demi peningkatan mutu pendidikan.

Baca Juga : Upah PPPK Paruh Waktu di Bagian Umum Setda Jeneponto Jomplang Meski Jabatan Sama, Selisihnya Hingga Rp2 Juta

“Kita ini kekurangan guru yang berstatus ASN, yang banyak adalah guru honorer, namun kita tidak punya dasar untuk memaksakan kepada guru honorer untuk rutin mengajar. Kita hanya bermohon kepala sekolah untuk memperhatikan guru honorernya, untuk itu saya menantang anggota DPRD Jeneponto untuk peduli terhadap peningkatan pendidikan dalam hal ini agar dapat menyetujui penggaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada pembahasan anggaran pokok daerah tahun 2020,” kata Alam.

Tidak hanya itu, Alam juga telah membicarakan hal tersebut kepada pemkab Jeneponto. “Saya berupaya penuh agar Pemerintah Jeneponto menganggarkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bagi guru honorer pada tahun anggaran 2020. Saya sudah sampaikan kepada Pak Bupati agar memperhatikan 1.500 guru honorer yang ada di Jeneponto,” katanya.

Menurutnya, cukup ironis melihat kesehjahteraan guru honorer yang penghasilannya saat ini belum menerima Upah Minimum Kabupaten (UMK). Dirinya berharap, para guru tidak tetap ini bisa diangkat sebagai pegawai kontrak untuk meningkatkan kesejahteraan mereka ini.

Baca Juga : OPINI: Ketika Yang Salah Bukan Murid, Melainkan Cara Kita Membacanya

“Jika guru honorer diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan status kontrak, gajinya nanti bisa UMK, kesejahteraan lebih baik, kita bisa membayangkan jika guru mendapat kesejahteraan yang baik, saat mengajar pasti memiliki wibawa yang lebih baik dan lebih berkualitas,” pungkasnya.

Penulis: Dedi
Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...
News27 Oktober 2026 20:38
PLN UIP Sulawesi Perkuat Infrastruktur demi Pemerataan Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui upacara di Kantor PLN UIP Sulawesi, Sela...
News27 Oktober 2026 18:59
PATSI UMI Gandeng Waskita–Adhi KSO, Siapkan SDM Konstruksi Muda melalui Program Magang Fresh Graduate
SULSELSATU, MAKASSAR — Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (DPP PATSI UMI) mulai merealisasikan komitmen...