CAPD, Penanganan Lebih Baik pada Penderita Gagal Ginjal

SULSELSATU.com, KESEHATAN – Penyakit ginjal kronik merupakan penyakit yang mulai banyak diderita orang di Indonesia. Jumlah penderita yang makin meningkat, penanganan yang sulit, serta kesulitan dalam perawatan menjadi masalah kesehatan yang serius.

Sekitar dua per 100.000 penduduk menderita penyakit ini. Apabila sudah mencapai tahap akhir, maka penanganan juga akan semakin sulit. Penyakit ini juga merupakan salah satu penyakit katastropik yang membutuhkan biaya besar.

Ada tiga penanganan yang dapat dilakukan pada penderita penyakit gagal ginjal kronik yang sudah mencapai tahap akhir. Pertama, yaitu cuci darah (hemodialisis).

Penanganan ini cukup sering didengar oleh masyarakat, untuk penderita gagal ginjal. Cara kedua yaitu transplantasi ginjal. Penanganan ini juga cukup sering didengar oleh masyarakat umum.

Namun sayangnya, prosedur yang dimulai dari persiapan hingga selesai operasi termasuk sulit untuk dikerjakan. Tidak seluruh masyarakat bisa menjalani transplantasi ginjal, dikarenakan proses yang cukup panjang dan rumit.

Mulai dari pencarian donor, persiapan operasi, persiapan bagi donor, dan lain-lain. Bahkan, tidak mudah untuk menemukan pendonor.

Metode ketiga adalah Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis atau disebut juga CAPD. Metode ini mungkin belum banyak didengar oleh masyarakat, padahal metode ini lebih menguntungkan dibanding kedua metode lainnya (cuci darah dan transplantasi).

Hemodialisis (HD) atau yang lebih sering disebut dengan cuci darah, merupakan cara penanganan yang paling banyak dilakukan oleh pasien gagal ginjal di Indonesia. Padahal ternyata CAPD lebih disarankan sebagai modalitas pertama yang dipilih dibanding cuci darah bagi pasien gagal ginjal tahap akhir.

Seperti yang diketahui, terapi hemodialisis yaitu merupakan terapi cuci darah dengan menggunakan mesin khusus untuk menyaring darah dalam menggantikan fungsi ginjal yang rusak. Lain halnya dengan CAPD.

CAPD yaitu terapi cuci darah dengan menggunakan membran di dalam rongga perut sebagai pengganti fungsi ginjal khususnya dalam menyaring dan membuang racun dari dalam tubuh. Jadi, CAPD menggunakan perut pasien sebagai penyaring alami.

Bila dibandingkan dengan cuci darah menggunakan mesin (hemodialisis), CAPD memiliki beberapa kelebihan. Pertama mengenai biaya yang harus dikeluarkan pasien. Untuk melakukan CAPD, biayanya akan lebih murah dibanding cuci darah.

Selain dari segi biaya, CAPD juga jauh lebih mudah dan fleksibel digunakan oleh pasien gagal ginjal. CAPD dapat digunakan kapan saja, dapat dilakukan tidak harus di rumah sakit, beda halnya dengan hemodialisis.

Dengan diberikan penjelasan dan latihan dalam jangka waktu yang relatif singkat, pasien dapat melakukan perawatan CAPD sendiri, tanpa memerlukan bantuan perawat, tidak seperti hemodialisa.

Lebih bagusnya lagi, kualitas hidup pasien yang menjalani cuci darah menggunakan CAPD jauh lebih baik dibandingkan hemodialisa. Pasien tidak perlu bolak-balik ke rumah sakit, sehingga dapat berhemat waktu dan biaya transportasi.

Penulis: dr. I Gusti Ngurah Agung Tresna Erawan, M.Biomed, SpPD, Staf Divisi Ginjal dan Hipertensi, KSM/Departemen Ilmu Penyakit Dalam, RSUP Sanglah Denpasar.
Editor: Kink Kusuma Rein

...

POPULER

video

VIDEO: Video Pelajar Diduga Mesum Beredar, Ini Klarifikasi Pihak Sekolah

SULSELSATU.com, PAREPARE - Video pelajar SMK yang diduga mesum di Kota Parepare beredar dan sempat viral. Video berdurasi duabelas detik ini direkam dalam kelas, di...

3 Cara Ampuh Keluarkan Lendir Saat Bayi Batuk Pilek

SULSELSATU.com - Kondisi Si Kecil yang baru lahir memang membuatnya rentan terhadap berbagai penyakit. Terlebih jika cuaca di luar sedang tak menentu. Akibatnya, bukan hanya...
video

VIDEO: Pasangan Ini Kedapatan Berhubungan Intim di Pesawat

SULSELSATU.com - Pria dan wanita terpergok sedang melakukan hubungan intim di pesawat. Momen itu terjadi dalam penerbangan menuju Meksiko. Tanpa memedulikan keberadaan penumpang lain. Video Editor: Andi...

Catat! Berikut Menu Diet Seminggu yang Ampuh

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Baik Diet OCD maupun Diet Mayo, Bagi Sahabat Sehat yang sedang berniat untuk diet, tak ada salahnya untuk mengadopsi gaya hidup...

Sekda Makassar Tertibkan Randis Pejabat

SULSELSATU.com , MAKASSAR - Sekretaris Daerah Kota Makassar Muh. Ansar menertibkan pejabat lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang memiliki Kendaraan Dinas (Randis) lebih dari...

Mahasiswa Unhas Gugat UU Capil dan Kependudukan di MK

SULSELSATU.com, JAKARTA - Mahkamah Konstitusi mulai menyidangkan uji materi Undang Undang Nomor 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang...

Ubah Lokasi Kumuh Menjadi Layak Huni, Iqbal Suhaeb Harap Warga Sadar Lingkungan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb meresmikan lokasi percontohan  RISE yang diadakan oleh Monash University dan ADB (Asian Development Bank) di...

Video Pelajar SMK Diduga Mesum Beredar di Parepare, Ini Kata Pihak Sekolah

SULSELSATU.com, PAREPARE - Sebuah video pelajar yang diduga mesum beredar dan viral di media sosial. Video berdurasi duabelas detik ini direkam dalam kelas, dimana...

GALERI FOTO: Hewan Terancam Punah Ini Dipelihara Secara Ilegal

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kera Hitam Sulawesi atau yang biasa disebut Macaca Maura diduga masih dipelihara secara ilegal oleh masyarakat di Jalan Abdu Rahman Basalamah,...

Baca Juga

RMS Janji Utamakan Pembangunan Khususnya di Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Rusdi Masse (RMS) berjanji akan mengutamakan pembangunan daerah, salahnya satunya...

Pilkada Ajang Tarung Politikus Tanpa Kader Parpol, Kalau pun Ada Hanya Hasil Caplokan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Partai politik gagal total mempersiapkan kadernya menjadi pemimpin atau kepala daerah di pilkada. Fenomena ini juga diakui pengamat politik Arif Wicaksono. Dosen...

Jelang Pilkada, Bawaslu Barru Mulai Seleksi Panwascam

SULSELSATU.com, BARRU - Bawaslu Barru melakukan seleksi terhadap 61 peserta calon pengawas pemilu kecamatan (Panwascam). Ketua Bawaslu Barru, Muhammad Nur Alim mengatakan mulai hari ini,...
video

VIDEO: Stadion Mattoanging Akan Direnovasi, Begini Penampakan Desainnya

SULSELSATU.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan melakukan renovasi Stadion Andi Mattalatta di kawasan Mattoanging, Makassar. Pemprov Sulsel mengusulkan anggaran sebesar Rp200 miliar di RAPBD...

TERKINI

Muhammadiyah Kritik Komposisi Wantimpres

SULSELSATU.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan...

Pemkab Gowa-Putera Sampoerna Lanjutkan Program PBG

SULSELSATU.com, GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus berkomitmen membangun kualitas...

Iqbal Suhaeb Terima LHP Kinerja dari BPK, Pendidikan Jadi Sorotan Utama

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menerima Laporan...

VIDEO: Vidi Aldiano Umumkan Dirinya Idap Kanker

SULSELSATU.com - Kabar mengejutkan datang dari penyanyi muda Vidi Aldiano. Vidi mengumumkan...

Gandeng Diskes, TP PKK Makassar Kampanye Ibu Hamil Sehat

SULSELSATU.com,MAKASSAR,- Dinas Kesehatan kota Makassar bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK...

Jelang Akhir Tahun, Pemkot Makassar Bakal Razia Penjual Miras Ilegal

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Penyebaran minuman keras di akhir tahun diprediksi meningkat,...
video

VIDEO: Letusan Gunung Berapi di Papua Nugini

SULSELSATU.com, PAPUA NUGINI - Pusat bencana nasional Papua Nugini memberikan laporan bahwa sebuah gunung berapi pulau di pantai Papua Nugini (PNG) utara meletus pada...