SULSELSATU.com, JAKARTA – Seorang anggota polisi terbakar hidup-hidup saat mengawal aksi demonstrasi mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus Cianjur, di depan Pendopo Cianjur, Jawa Barat, Kamis (15/8/2019).
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang anggota polisi itu menjerit kesakitan sambil menggulingkan tubuhnya yang terkena api.
Kapolres Cianjur Ajun Kombes Pol Soliyah membenarkan peristiwa tersebut. Namun ia memastikan kondisi saat ini telah aman terkendali.
Baca Juga : Aktivis Cipayung Sulsel Dorong Andi Fahrul Amsal Masuk Kabinet Jokowi Sebagai Wamenkumham
“Iya benar, tapi sekarang kondisi sudah aman terkendali,” ujar Soliyah, seperti dikutip dari CNNIndonesia.
Aksi demo ini diikuti kelompok Cipayung Plus Cianjur yang menyerukan aksi serentak catatan remedial pemerintah gagal.
Soliyah belum dapat menjelaskan kronologi peristiwa itu secara rinci. Ia menyatakan tengah menyusun informasi atas peristiwa tersebut. Belum diketahui nama polisi yang terbakar hidup-hidup itu.
Baca Juga : Keluarga Randi Kecewa 6 Polisi di Kendari Dihukum Ringan
“Kami masih susun laporan,” kata dia.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sekelompok massa yang tengah melakukan aksi demo. Di depannya, sejumlah anggota polisi terlihat berjaga.
Namun tiba-tiba api membesar karena ada semburan bensin di tengah kerumunan massa. Polisi yang semula berjaga langsung lari berhamburan.
Baca Juga : Komnas HAM Desak Hukuman 6 Polisi di Kendari Diperberat
Anggota polisi yang terbakar hidup-hidup pun berteriak kesakitan. Ia menggulingkan badannya ke aspal.
Sementara anggota polisi yang lain berupaya memadamkan api dengan air seadanya. Salah satu di antaranya berteriak meminta mobil ambulans.
Editor: Awang Darmawan
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar