Logo Sulselsatu

Tersandung Kasus Rasial, Zakir Naik Dilarang Ceramah di Malaysia

Asrul
Asrul

Selasa, 20 Agustus 2019 10:18

Dr Zakir Naik (Foto: INT)
Dr Zakir Naik (Foto: INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dai kondang asal India, Zakir Naik kini dilarang ceramah di Malaysia. Keputusan itu diambil pemerintah Malaysia usai sang dai tersandung kasus dugaan ujaran rasial.

Kepala hubungan masyarakat kepolisian Malaysia, Asmawati Ahmad, mengatakan bahwa keputusan ini diambil demi kepentingan keamanan nasional.

“Ya, perintah tersebut sudah diberikan kepada seluruh jajaran kepolisian dan ini semua dilakukan untuk kepentingan keamanan nasional demi menjamin keharmonisan rasial,” ujar Ahmad kepada Malay Mail.

Baca Juga : Bertemu Anwar Ibrahim, Prabowo Subianto: Malaysia Adalah Rumah Kedua Saya

Keputusan ini diambil setelah pemerintah sejumlah negara bagian merilis perintah terpisah yang berisi larangan Zakir Naik" href="https://www.sulselsatu.com/topik/ceramah-zakir-naik">ceramah Zakir Naik di daerah mereka.

Media Malaysia, The Star, melaporkan bahwa Melaka menjadi negara bagian terakhir yang merilis larangan Zakir Naik" href="https://www.sulselsatu.com/topik/ceramah-zakir-naik">ceramah Zakir Naik, menyusul Johor, Selangor, Penang, Kedah, Perlis, dan Serawak.

Kisruh ini bermula ketika Zakir menyebut umat Hindu sebagai minoritas di Malaysia memiliki “hak seratus kali lipat” ketimbang Muslim yang juga merupakan minoritas di India.

Baca Juga : VIDEO: Rumah Kakek Ini dari Luar Kayak Gubuk, Isi Dalamnya Bikin Minder

Selain itu, Zakir juga pernah menyatakan etnis China di Malaysia hanya “tamu” dan seharusnya dipulangkan ke negara asalnya.

Masalah ras dan agama sendiri merupakan isu sensitif di Malaysia, di mana Muslim menjadi mayoritas dengan porsi 60 persen dari total 32 juta warga.

Saat ini, kepolisian Malaysia pun sedang memeriksa Zakir Naik terkait ucapannya tersebut.

Baca Juga : VIDEO: Hendak Dipekerjakan di Malaysia, Sekelompok Orang Malah Dibuang di Hutan Bakau

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, sendiri menganggap Zakir sudah kelewatan ketika menyebut etnis China harus “kembali” dan mempertanyakan loyalitas etnis India di Malaysia.

Namun, Mahathir mengatakan bahwa Zakir tak dapat dikembalikan ke India karena ada ketakutan ia bakal dibunuh di sana.

Saat ini, Zakir memang menghadapi serentetan tuntutan pengadilan di India, mulai dari kasus pencucian uang hingga ujaran kebencian.

Baca Juga : VIDEO: Aksi Sopir Taksi Tabrak Mobil-mobil di Bandara, Kayak Game GTA

“Jika ada negara lain yang mau (menerima) dia, boleh saja,” ujar Mahathir seperti dilansir kantor berita Bernama.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 Oktober 2026 09:40
Sinyal Bahaya di Balik Panggilan Tak Dikenal
Penipuan digital dapat menyusup ke aktivitas sehari-hari, mulai dari transaksi usaha kecil hingga panggilan telepon yang tampak biasa. Di tengah ancam...
Metropolitan17 Oktober 2026 23:02
Waspada Penipuan Mencatut Nama Anggota DPRD Makassar Muchlis A Misbah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Beredar akun WhatsApp yang mengatasnamakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar H Muchlis A Mi...
Sulsel17 Oktober 2026 20:36
OJK Sulselbar Edukasi Warga Bone, Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memperkuat literasi keuangan masyarakat Kabupaten Bone untuk mendorong pe...
Bisnis17 Oktober 2026 19:31
Modest Fashion Week 2026 Hadir di Makassar, Metro Bidik Pasar Busana Muslim Indonesia Timur
Potensi pasar busana muslim di Makassar menjadi salah satu alasan Metro menghadirkan Modest Fashion Week 2026 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sab...