Logo Sulselsatu

Pemkab Bakal Relokasi PKL di Poros Gowa-Takalar Pekan Ini

Asrul
Asrul

Rabu, 28 Agustus 2019 19:16

Wabup Gowa Abd Rauf Malaganni saat memimpin Rapat Pembahasan Relokasi Pedagang di sepanjang Jalan Poros Pallangga di Rumah Jabatan Wakil Bupati Gowa, Rabu (28/8/2019). (IST)
Wabup Gowa Abd Rauf Malaganni saat memimpin Rapat Pembahasan Relokasi Pedagang di sepanjang Jalan Poros Pallangga di Rumah Jabatan Wakil Bupati Gowa, Rabu (28/8/2019). (IST)

SULSELSATU.com, GOWA – Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni mengatakan, pemerintah bakal melakukan relokasi pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros Gowa-Takalar pekan ini. Para pedagang nantinya akan dipindahkan ke pasar sementara yang telah disiapkan oleh pemkab.

Hal tersebut diungkapkan di sela-sela memimpin Rapat Pembahasan Relokasi Pedagang di sepanjang Jalan Poros Pallangga di Rumah Jabatan Wakil Bupati Gowa, Rabu (28/8/2019).

Abd Rauf mengatakan, relokasi PKL ini adalah langkah pemerintah untuk mengurangi kemacetan di poros Takalar-Gowa yakni jalur Desa Panciro, Desa Camabaya dan Kelurahan Limbung. Pasalnya, pasar bongkar yang diduduki para PKL ini beroperasi mulai pukul 21.00 Wita hingga 09.00 Wita sehingga dianggap menganggu aktivitas penggunaan jalan di pagi hari.

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BSI Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Miskin Ekstrem

“Sebelum dilakukannya relokasi ini, kami telah membuat Tim Terpadu Relokasi PKL yang bertugas menyosialisasikan terkait rencana relokasi ke pasar sementara,” katanya.

Abd Rauf yang juga Ketua Tim Terpadu Relokasi PKL ini menambahkan, para PKL yang telah didata di lapangan akan menempati pasar sementara hingga selesainya pengerjaan Pasar Bontorea di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng yang memang dibangun untuk menampung mereka.

Hanya saja pasar tersebut difokuskan untuk penjualan sayuran bukan untuk penjualan ikan yang memang difokuskan di Pasar Minasa Maupa.

Baca Juga : Pemkab Gowa Kolaborasi Lintas Sektor Bedah Ratusan Rumah Keluarga Miskin Ekstrem

“Para PKL ataupun pagandeng yang menempati pasar sementara ini juga yang nantinya akan menempati pasar tradisional Bontorea,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, para PKL yang didata tersebut adalah warga asli Gowa dengan memiliki KTP Gowa.

“Kita harus mengutamakan masyarakat kita dulu ini yang menjadi imbauan dan penegasan dari Bapak Bupati Gowa,” tegasnya.

Baca Juga : Perumda AM Tirta Jeneberang Setor Dividen Rp3,49 Miliar ke Pemkab Gowa

Kasatpol PP Gowa, Alimuddin Tiro mengatakan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para PKL selama 14 hari sejak Kamis (15/8) lalu.

“Selama sosialisasi dan pendataan ada sekitar 600 PKL telah kita data termasuk pagandeng,” katanya.

Ia berharap, ketika para PKL tersebut sudah masuk berjualan di pasar sementara yang disiapkan diharapkan tidak lagi mengganggu jalur-jalur yang tergangu sebelumnya karena aktivitas PKL.

Baca Juga : Pemkab Gowa Kebut Finalisasi RTRW untuk Lindungi Lahan Sawah

Dalam rapat pembahasan ini juga hadir Kepala Dinas Perhubungan Gowa, Firdaus, Kadis Pedastri Gowa, Andi Sura, Kasatpol PP Gowa, Alimuddin Tiro, Danramil para camat dan lurah setempat.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...
News03 Mei 2026 15:45
MDA Gandeng Anak Muda Kembangkan SDM Berkualitas Generasi Emas Matappa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Mat...
Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...