Logo Sulselsatu

61 Tokoh Papua Temui Jokowi di Istana, Ini Sembilan Tuntutannya

Asrul
Asrul

Selasa, 10 September 2019 15:13

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – 61 tokoh Papua dan Barat dan se-NKRI menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9/2019). Pertemuan ini untuk meredam gejolak yang terjadi di pulau paling timur Indonesia itu.

Mengutip CNNIndonesia, pertemuan yang dihadiri 61 tokoh Papua dan Papua Barat itu dilakukan untuk mendengarkan sejumlah masalah di wilayah tertimur Indonesia tersebut.

Salah satu perwakilan tokoh Papua, Abisai Rollo, selaku Ketua DPRD Kota Jayapura, menyampaikan sembilan tuntutan kepada Jokowi.

“Saya perlu sampaikan beberapa hal yang dapat disampaikan oleh rombongan kita pada saat ini dari Papua dan Papua Barat. Menjadi catatan penting dalam pertemuan pada siang ini,” kata Abisai yang duduk di hadapan Jokowi dalam pertemuan di Istana Negara tersebut siang ini.

Abisai mengatakan pertama meminta Jokowi untuk melakukan pemekaran provinsi lima wilayah adat, di Provinsi Papua dan Papua Barat. Kedua pembentukan badan nasional urusan Tanah Papua.

Selanjutnya, yang ketiga penempatan pejabat-pejabat eselon satu dan dua di kementerian dan LPMK. Keempat pembangunan asrama nusantara di seluruh provinsi dan menjamin keamanan mahasiswa Papua.

Kemudian kelima mengusulkan revisi UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua dalam Prolegnas 2020. Keenam menerbitkan instruksi presiden untuk pengangkatan ASN honorer di Tanah Papua.

Setelah itu, kata Abisai, ketujuh meminta percepatan Palapa Ring Timur Papua. Kedelapan meminta Jokowi mengesahkan lembaga adat perempuan dan anak Papua.

Abisai menyatakan yang terakhir atau kesembilan, meminta Jokowi membangun Istana Presiden di Kota Jayapura, Papua. Untuk pembangungan Istana, Abisai mengaku siap menyumbangkan tanah seluas 10 hektare.

“Sehingga perjalanan bapak presiden ke Papua diubah dari berkunjung ke Papua menjadi berkantor di Papua,” ujarnya.

Jokowi pun langsung merespons sejumlah tuntutan tersebut. Ia mengatakan bakal mengangkat sekitar 1.000 mahasiswa Papua yang baru lulus untuk bekerja di BUMN dan perusahaan swasta.

Selain itu, Jokowi juga menyetujui pemekaran yang diminta tokoh Papua. Namun, mantan wali kota Solo itu mengaku untuk sementara hanya dilakukan pemekaran dua sampai tiga wilayah.

Jokowi mengatakan pihaknya juga akan memulai membangun Istana Kepresidenan di Jayapura, Papua.

“Ini saya bisik-bisik dulu dengan para menteri supaya keputusannya tidak keliru. Nanti saya ngomong ya duitnya enggak ada. Ya jadi mulai tahun depan Istana dibangun,” ujar Jokowi yang langsung disambut tepuk tangan para tamu hadirin.

Dalam pertemuan ini Jokowi turut didampingi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamana Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Kepala BIN Budi Gunawan.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News31 Oktober 2026 13:41
Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa
PT Vale Indonesia Tbk membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa melalui sosiali...
News31 Oktober 2026 12:58
Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Kerja Sama Maritim
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membahas penguatan kerja sama untuk meningkatkan laya...
News31 Oktober 2026 12:08
45 Karyawan Sari Roti Ikuti Edukasi Safety Riding Asmo Sulsel
Sebanyak 45 karyawan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Sari Roti) mengikuti edukasi keselamatan berkendara atau safety riding yang digelar Astra Motor ...
News31 Oktober 2026 12:01
OJK Raih Sertifikasi ISO untuk Pengawasan PPDP
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meraih sertifikasi internasional ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu bidang pengawasan sektor Perasuransian, Penjam...