Logo Sulselsatu

Pelaksanaan Tudang Ade dan Festival Kuliner FKN di Lutra Digelar Meriah

Asrul
Asrul

Kamis, 12 September 2019 09:12

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, LUTRA – Pelaksanaan Tudang Ade dan Festival Kuliner Berbahan Dasar Sagu di Luwu Utara sebagai rangkaian kegiatan Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII Tana Luwu berlangsung meriah. Kemeriahan yang melahirkan pujian dari tamu agung ini memang layak diapresiasi. Pasalnya, para Raja dan Sultan se-Nusantara dan mancanegara hadir membawa senyum, dan pulang juga membawa senyum. Sekali lagi, sebuah kesuksesan yang patut diapresiasi.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani dan Wakil Bupati Muhammad Thahar Rum lebih dulu tiba di Lapangan Tamsis Masamba, pusat kegiatan Tudang Ade’ dan Festival Kuliner. Disusul kemudian Datu Luwu La Maradang Mackulau Opu To Bau bersama Permaisuri Opu Cenning. Mereka disambut dengan Tari Pangngaru’. Kemudian mereka berjalan pelan di atas kain panjang berwarna putih yang dibentangkan sampai di tangga Tribun VIP.

Suasana begitu semarak. Juru foto dan insan pers tak pernah berhenti mengabadikan berbagai moment yang tentunya memiliki value historis tersendiri. Datu Luwu, Bupati dan Wakil Bupati tiba dan duduk di tempat yang telah disediakan. Tak lama berselang, para Raja dan Sultan se-Nusantara datang dengan perangkat kerajaan masing-masing. Tamu mancanegara dari Malaysia, Singapura dan Lebanon juga hadir, semakin menambah kemeriahan acara ini.

Baca Juga : VIDEO: Kebakaran di Desa Tolada Luwu Utara, Rumah Ludes Terbakar

Bupati Luwu Utara mengawali sambutannya dengan mengutip salah satu kalimat pembuka dari Chapter I La Galigo, sebuah sureg atau babak terpanjang di dunia yang telah mendapatkan pengakuan dari Unesco sebagai warisan dunia.

“Narekko nalupuko mittamako ritenganna Baebunta. Kalau kamu lapar, maka masuklah di wilayah Kemakolean Baebunta. Kemakolean Baebunta adalah wilayah yang masuk ke dalam kekuasaan Kedatuan Luwu,” kata Indah.

Kemudian Bupati Indah Putri Indriani melanjutkan bahwa Secara administrasi, Kemakolean Baebunta berada di wilayah Kabupaten Luwu Utara.

Baca Juga : VIDEO: Warga di Lara Luwu Utara Protes Jalan Rusak, Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

“Inilah yang kemudian mengilhami pelaksanaan Tudang Ade’ dan Festival Kuliner Berbahan Sagu sebagai rangkaian kegiatan Festival Keraton Nusantara ke-13 di Tana Luwu,” terang Bupati beralias IDP ini.

Masih tentang kalimat tersebut, Indah menjelaskan bahwa Tana Luwu kaya akan sumber daya alam.

“Tana Luwu adalah tanah yang diturunkan dan dihamparkan, tanah yang diberkati Allah Swt. Tanah yang di dalamnya harus dipastikan tidak ada orang yang menangis karena kelaparan. Arti bebasnya adalah kalau lapar tidak usah ke mana-mana, datang saja di Tana Luwu,” sambungnya.

Baca Juga : 25 Tahun Luwu Utara, Pj Gubernur Bahtiar Apresiasi Pencapaian Pembangunan Daerah

Ia menambahkan, pelaksanaan dua kegiatan ini adalah momentum melihat indahnya perbedaan yang dihadirkan dalam satu momentum Festival Keraton Nusantara.

“Hari ini kita bisa melihat berbagai perbedaan, tapi perbedaan itu kemudian tidak memisahkan kita satu sama lain, justru mempersatukan kita pada hari ini. Di tempat ini ada yang berbeda agama, adat dan suku. Inilah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada kita,” jelasnya.

Kemajemukan ini, kata dia, menggambarkan kondisi Tana Luwu sesungguhnya. “Perbedaan yang ada menjadi perekat dan pemersatu kita seagai Wija To Luwu,” tandasnya.

Baca Juga : Kepala Desa Sassa Ucap Syukur Ada Abang Fauzi di Senayan Perjuangkan Kepentingan Warga

Sebelumnya, Datu Luwu melalui Opu Maddika Bua La Syaifuddin Kaddiraja Opu To Sattiaraja mengucapkan terima kasih kepada Raja dan Sultan atas kehadirannya dalam acara Tudang Ade’ dan Festival Kuliner. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati berserta jajarannya.

“Terima kasih tak terhingga kepada Bupati dan jajarannya yang sudi menggelar acara yang megah ini. Semoga mendapatkan berkah dari Allah SWT,” kata Syaifuddin.

Sementara Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Yasir Taba, terilhat tak mampu menahan rasa bahagianya. “Terima kasih kepada panitia yang telah berjuang meluangkan waktu dan pikiran untuk menyukseskan acara ini. Juga kepada peserta, aparat keamanan yang bekerja maksimal menciptakan kenyamanan, terkhusus kepada Bupati yang terus memberikan motivasi kepada kami,” kata Yasir. (rls)

Baca Juga : VIDEO: Permintaan Maaf Siswi di Luwu Utara Usai Video Joget di Musala Viral

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...