Logo Sulselsatu

Kenang BJ Habibie, Xanana: Saya Tidak Akan Lupakan Pertemuan Kami

Asrul
Asrul

Minggu, 15 September 2019 16:25

Presiden Timor Leste Xanana Gusmao. (int)
Presiden Timor Leste Xanana Gusmao. (int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Presiden Timor Leste Xanana Gusmao turut berduka cita atas wafatnya Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie. Bagi presiden pertama sekaligus tokoh kemerdekaan Timor Leste itu, Habibie adalah seorang yang demoktatis dan Bapak Teknologi.

“Saya terharu sekali dengan pemikiran kakak saya. Beliau bilang, ‘Xanana, menurut saya kalian harus memperhatikan pendidikan dan di zaman sekarang ini lebih memfokuskan pada teknologi dan sains,'” kata Xanana menirukan ucapan Habibie dikutip dari CNNIndonesia dari Antara usai melayat ke kediamannya di Patra Kuningan, Jakarta, Sabtu malam.

Sebagai bentuk pengingat pesan dan jasa Habibie bagi Timor Leste, Xanana menyebut bahwa ada simbol sains dan teknologi yang dicetak di salah satu bagian Jembatan Habibie di Kota Dili.

Baca Juga : Taufan Pawe Kenang Setahun Bj Habibie Wafat

“Pada Jembatan Habibie di Dili, di situ ada satu simbol teknologi untuk memberitahu bahwa Habibie adalah seorang yang demokratis dan Bapak Teknologi,” katanya.

Setelah menemui kedua putra Habibie untuk menyampaikan belasungkawa dan duka cita, Xanana pun menceritakan pengalaman serta kontak dirinya dan Habibie yang saat itu menjabat sebagai Presiden RI di masa-masa jelang referendum Timor Leste pada 1999.

Saat itu, Xanana masih menjadi tahanan politik di era Presiden Soeharto, yang dipenjara di Cipinang sejak 1992 hingga akhirnya dibebaskan pada 1999 di masa Presiden BJ Habibie.

Baca Juga : Kenang Habibie dan Ainun, Warga Mallusetasi Parepare Buat Lorong Cinta

“Tahun ’99 saya ‘warga negara’ Cipinang… Waktu beliau (Habibie) bilang kasih kepada rakyat Timor Leste hak untuk memilih. Mau pecah itu, saya mau pecah. Saya teriak, itu ‘security-security’ di penjara lihat, ‘Ada apa? Ada apa?’ Saya sakit di sini,” ujar Xanana sambil menunjuk dadanya.

Kegembiraannya yang membuncah karena mendengar kabar itu membuat dada Xanana terasa sesak sebab perjuangannya sejak tahun 1980-an untuk meminta referendum bagi rakyat Timor Leste menentukan nasib sendiri akhirnya tercapai.

“Karena tahun ’83 saya sudah kasih ‘peace plan’, tapi 16 tahun kemudian, 1999 baru bisa terjadi dan Pak Habibie adalah seorang aktor penentu di situ,” kata dia.

Baca Juga : Buku dan Lemari Perpustakaan Peninggalan BJ Habibie di Parepare Rusak Dimakan Rayap

Setelah itu, Xanana pun dibebaskan oleh Habibie, kemudian referendum dilaksanakan pada 30 Agustus 1999 dengan hasil mayoritas suara rakyat Timor Leste memilih berpisah dari Republik Indonesia.

Tidak hanya sebagai tokoh yang berjasa bagi Timor Leste, bagi Xanana pribadi, Habibie adalah seorang kawan lama yang kepergiannya pada Rabu (11/9) meninggalkan duka mendalam.

“Saya tidak akan lupakan pertemuan kami terakhir, karena saya merasa bisa bahasa Arab, Habibie artinya mencintai dan dicintai,” kata Xanana.

Baca Juga : Habibie Tutup Usia, Dekan FKIP Unismuh: Dunia Pendidikan Indonesia Kehilangan Tokoh Panutan

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...