Logo Sulselsatu

IE-CEPA Bantu Dorong Aktivitas Ekspor di Sulsel

Asrul
Asrul

Jumat, 27 September 2019 08:11

Kepala Dinas Perdagangan Sulsel Hadi Basalamah. (ist)
Kepala Dinas Perdagangan Sulsel Hadi Basalamah. (ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Perdagangan Sulsel Hadi Basalamah menilai perjanjian kerja sama Indonesia-European Free Trade Association-Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA) akan mendatangkan lebih banyak dampak positif di Sulsel. Salah satunya yakni aktivitas ekspor.

Hadi mengatakan, keringanan tarif atau nol persen bea masuk ke negara tujuan ekspor bakal berdampak positif bagi aktivitas ekspor di Sulsel. Untuk itu, Pemprov Sulsel bakal memaksimalkan direct eksport atau ekspor terarah.

Direct export sendiri merupakan pengiriman ekspor komoditas langsung melalui pelabuhan Makassar sehingga tidak lagi melalui Surabaya dan Jakarta. Hal ini tentu dinilai lebih efisien karena selain hemat biaya juga membuka peluang bagi para eksportir untuk membuka pasar yang lebih luas.

Baca Juga : VIDEO: Jelang Ramadhan, Dinas Perdagangan Sulsel Jamin Ketersediaan Bahan Pangan

“Kita di Sulsel sudah melakukan direct eksport. Jadi, opportunity market kita sudah bisa sampai ke negara bersangkutan. Jadi, beban biaya logistik dan shipping perdagangan antar daerah itu kita sudah minimalisasi,” tuturnya saat ditemui di sela-sela roadshow IE-CEPA di Hotel The Rinra, Kamis (26/9/2019).

Selain itu, Hadi juga menilai IE-CEPA bakal meningkatkan daya saing para eksportir. Sebab, direct export otomatis akan memangkas jarak dan durasi pengiriman yang secara otomatis juga mengurangi biaya.

“Sebagai contoh, kalau kita mau ke Eropa dan Amerika itu 56 hari. Sekarang kan kita bisa capai cuma 40 hari. Berapa murahnya itu, biaya per container kita 200 dollar. Pengusaha bisa mengirit. Ini kan memotivasi pelaku usaha yang ada di Sulsel untuk memanfaatkan fasilitas ini,” katanya.

Baca Juga : Kemendag Sosialisasikan Hasil IE-CEPA di Sulsel

Secara tidak langsung, IE-CEPA juga bakal berpengaruh dalam meningkatkan aktivitas ekspor di Sulsel. Hadi menyebutkan, pasca diterapkannya direct export maka aktivitas ekspor di Sulsel mengalami lonjakan yang sangat massif. Dalam sebulan saja, Sulsel bisa mengekspor komoditas sebanyak 1.400 kontainer ke negara di Amerika, Eropa, dan Asia seperti Jepang, Cina, dan Korea.

“Kita berharap nanti, sesuai dengan harapan Pak Gubernur, frekuensi-frekuensi inilah yang terus kita akan tingkatkan tidak saja dari Sulsel tapi bagaimana Kawasan Timur Indonesia ini bisa memanfaatkan fasilitas dan kebijakan port yang ada di sini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, IE-CEPA merupakan hasil perjanjian dagang Indonesia dengan empat negara yang tergabung dalam European Free Trade Association (EFTA) yaitu Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Swiss.

Baca Juga : Jelang Idul Adha LPG 3 Kg di Sulsel Langka

Perjanjian ini ditandangani di Jakarta pada 16 Desember 2018. Saat ini, Kemendag tengah gencar melakukan sosialisasi ke seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Sulsel.

Penulis: Asrhawi Muin
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News31 Oktober 2026 13:41
Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa
PT Vale Indonesia Tbk membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa melalui sosiali...
News31 Oktober 2026 12:58
Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Kerja Sama Maritim
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membahas penguatan kerja sama untuk meningkatkan laya...
News31 Oktober 2026 12:08
45 Karyawan Sari Roti Ikuti Edukasi Safety Riding Asmo Sulsel
Sebanyak 45 karyawan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Sari Roti) mengikuti edukasi keselamatan berkendara atau safety riding yang digelar Astra Motor ...
News31 Oktober 2026 12:01
OJK Raih Sertifikasi ISO untuk Pengawasan PPDP
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meraih sertifikasi internasional ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu bidang pengawasan sektor Perasuransian, Penjam...