Logo Sulselsatu

Pemerintah Salurkan Dana Rp1,9 Triliun untuk Korban Gempa Palu

Asrul
Asrul

Selasa, 08 Oktober 2019 17:15

Kompleks perumahan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah pasca diguncang gempa dan likuifaksi, Ahad (14/10/2018). (Sulselsatu/Dedi)
Kompleks perumahan Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah pasca diguncang gempa dan likuifaksi, Ahad (14/10/2018). (Sulselsatu/Dedi)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pemerintah pusat menyalurkan bantuan hibah daerah dari Kementerian Keuangan kepada empat pemerintah daerah di Sulawesi Tengah, yang terdampak gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi tahun lalu. Jumlah bantuan yang disalurkan melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu sebesar Rp1,9 triliun.

Bantuan tersebut akan disalurkan oleh pemerintah daerah kepada warga yang rumahnya mengalami rusak berat, sedang, serta ringan.

“Dana ini diharapkan dalam waktu tujuh hari kerja sudah masuk ke rekening kas daerah, dan selanjutnya akan ditransfer ke rekening perorangan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” kata Kepala BNPB Letnan Jenderal Doni Monardo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, seperti dilansir CNNIndonesia, Selasa (8/10/2019).

Baca Juga : Catat, Petugas Banjir Makassar Dapat Dana Operasional Rp250 Juta dari BNPB

Besaran bantuan yang diterima masyarakat terdampak adalah masing-masing sebesar Rp50 juta untuk rumah yang rusak berat, Rp25 juta untuk rumah yang rusak sedang, dan Rp10 juta untuk rumah rusak ringan.

Empat pemerintah daerah yang mendapat bantuan ini adalah Kota Palu sebesar Rp820.653.280.000, Kabupaten Sigi sejumlah Rp568.663.780.000, Kabupaten Donggala sebagai Rp516.780.890.000 dan Kabupaten Parigi Moutong sebesar Rp66.361.850.000.

“Ini yang tadi disampaikan yang insitu (dibangun di lokasi yang sama) dapat alokasi 1,9 triliun dari Kemenkeu,” ujarnya.

Baca Juga : Banjir Makassar: 554 Rumah Terendam, 1.896 Orang Mengungsi

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengaku telah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo bahwa anggaran selalu siap untuk mendukung BPNB dalam mengatasi bencana. Menurutnya, untuk tahun ini pihaknya sudah menyiapkan anggaran sejumlah Rp4,84 triliun untuk BNPB.

“Sampai hari ini sudah kita siapkan melalui BNPB dana siap pakai atau on call untuk BNPB tahun 2019 sampai hari ini Rp4,84 triliun,” kata Mardiasmo di tempat yang sama.

Dalam keterangan resmi BNPB, penandatanganan hibah daerah untuk bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi, tsunami dan likuefaksi di Sulawesi Tengah, dilakukan bersama empat kepala daerah di Aula Sutopo Purwo Nugroho, Gedung Graha BNPB, Jakarta.

Baca Juga : Rekayasa Cuaca di Sulsel Sukses Dilakukan

Setelah penandatanganan perjanjian hibah daerah ini, pemerintah daerah harus melengkapi berkas-bekas administrasi dan mematuhi semua persyaratan yang diperlukan agar proses penyaluran dapat terlaksana dan tercapai 100 persen.

Adapun mekanisme pengelolaan hibah ini menggunakan mekanisme APBD dan pemanfaatannya selama 12 bulan terhitung sejak dana diterima di rekening kas umum.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...