Logo Sulselsatu

Selain Hak Angket di DPRD, Bupati Gowa “Dikepung” Berbagai Kasus

Redaksi
Redaksi

Rabu, 29 Juli 2026 18:08

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. Foto: Istimewa.
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bupati Gowa Husniah Talenrang, diterpa berbagai masalah. Selain kasus dugaan perbuatan tercela yang sudah memasuki tahap kesimpulan di pansus hak angket DPRD Gowa, beberapa kasus hukum juga sedang berproses di lembaga penegak hukum.

Di antaranya, laporan mantan suaminya di Polda Sulsel terkait dugaan keterangan palsu atau penggelapan dokumen di proses perceraiannya.

Kasus dugaan korupsi yang melibatkan bawahannya di Pemkab Gowa, hingga pengadaan seragam sekolah yang ditemukan ada dugaan aliran dana ke oknum tertentu.

Baca Juga : Alasan Sakit Maag, Eks Bupati Gowa Husniah Ajukan Penangguhan Penahanan

Khusus laporan dugaan keterangan palsu di proses pencairan Husniah, penyidik telah memeriksa berbagai saksi. Termasuk meminta keterangan pelapor, Khaerul Aco yang tak lain mantan suami Husniah.

Khaerul Aco yang mengaku tidak pernah memberikan keterangan di pengadilan saat proses perceraian, dimintai keterangannya di Polda Sulsel, Rabu (29/7/2026).

Ia datang bersama pengacaranya, Sangun Ragahdo.

Baca Juga : Eks Bupati Gowa Husniah Ditahan di Rutan Polda Sulsel Selama 20 Hari

“Sebentar yah sesudah pemeriksaan,” singkat Sangun kepada wartawan sebelum mendampingi kliennya masuk ke ruang penyidik.

Diketahui, Khaerul Aco melaporkan mantan istrinya Husniah Talenrang, karena proses perceraian dinilai aneh. Pasalnya, ia tidak mengetahui jika dirinya digugat cerai oleh Husniah Talenrang hingga terbitnya putusan pengadilan agama.

Di berbagai kesempatan, Khaerul Aco menegaskan jika tidak mempermasalahkan gugatan cerai Husniah. Namun prosesnya harus berjalan sesuai prosedur. Bukan justru menerima putusan pengadilan, tanpa pernah memberikan keterangan atau menerima panggilan persidangan.

Baca Juga : Kasus Korupsi PBG, Polda Sulsel Tahan Mantan Bupati Gowa Husniah

Khusus kasus dugaan korupsi yang melibatkan bawahan Husniah di Pemkab Gowa, sebagian prosesnya sudah naik ke penyidikan.

Seperti penetapan tersangka Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin atas kasus dugaan korupsi dana Persetujuan Bangunan Ggedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Total dana PBG dan SLF yang diduga di korupsi
mencapai Rp 1,8 miliar dan ditampung di rekening honorer. Sejauh ini, penyidik masih mendalami kemungkinan ada aliran lain, maupun pihak tertentu yang terlibat.

Baca Juga : Pegang Siri’ na Pacce, Sikap Keluarga Besar Husniah Talenrang Diapresiasi Akademisi hingga Netizen

Sejauh ini, belum ada informasi yang didapat dari penyidik, apakah Bupati Gowa Husniah Talenrang akan diperiksa juga sebagai saksi.

Meski demikian, beberapa saksi lainnya sudah dimintai keterangan. Termasuk ketua Kadin Gowa, Ardiansyah.

Selain kasus ini, dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis di Kabupaten Gowa yang merupakan program pemerintahan yang diterapkan di awal-awal kepemimpinan Husniah Talenrang, juga sedang ditangani Polda Sulsel.

Baca Juga : Darmawangsyah Muin Jadi Plt Bupati Gowa Usai Husniah Talenrang Diberhentikan

“Sekarang masih proses pemeriksaan,” sebut Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, belum lama ini.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....
Hukum02 November 2026 16:07
Polda Sulsel Larang Personel dan Pegawai Isap Vape Cegah Penyalahgunaan Narkotika
SULSELSATU, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) melarang seluruh personel kepolisian dan Pegawai Negeri pada Polri (PNPP), menggunakan ro...