Logo Sulselsatu

Angin Kencang Rusak 124 Rumah di Tompobulu

Asrul
Asrul

Rabu, 23 Oktober 2019 18:17

Rumah salah seorang warga di Palopo yang rusak akibat diterjang angin kencang, Jumat (2/2/2018). (Sulselsatu.com/Herianto)
Rumah salah seorang warga di Palopo yang rusak akibat diterjang angin kencang, Jumat (2/2/2018). (Sulselsatu.com/Herianto)

SULSELSATU.com, GOWA – Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni meminta jajaran pemerintah desa agar mendata kerusakan yang dialami warga terkena dampak angin kencang di Desa Rappoala dan Desa Rappolemba, Kecamatan Tompobulu.

“Saya meminta pak desa maupun aparatur desa mendata rumah yang rusak. Mulai dari rumah yang rusak berat, rusak ringan dan rusak sedang untuk ditindaklanjuti,” katanya di sela-sela meninjau lokasi rumah rusak di Kampung Bulu Po’ronng, Dusun Tepu, Desa Rappolemba, Rabu (23/10/2019).

Ia pun minta kepada warga agar terus meningkatkan kehati-hatiannya dengan melihat kondisi cuaca angin kencang yang tidak menentu.

Baca Juga : Dikaitkan Kasus Dugaan Korupsi hingga Usulan Pemakzulan, Benarkah Bupati Gowa Tak Lagi Dipercaya oleh Sejumlah Bawahannya?

“Mari kita saling bekerjasama, menjaga kekompakan kita semua agar masalah ini dapat teratasi dengan sangat baik,” ujarnya.

Dalam peninjauannya, Abd Rauf menyerahkan bantuan kebutuhan makanan ke seluruh korban rumah rusak akibat angin kencang. Bantuan yang diserahkan berupa beras, mie instan, air mineral, dan makanan ringan seperti baskuit.

Camat Tompobulu Zulfikar mengatakan, rumah rusak karena angin kencang ada 124 rumah. Masing-masing 44 rumah di Desa Rappoala dan 80 rumah di Desa Rappolemba.

Baca Juga : BKN Bakal Panggil BKD Gowa Usai 16 Pejabat Eselon II Dinonaktifkan oleh Bupati

“Rata-rata rumah yang rusak itu atapnya sama dinginnya. Tim kami juga di lokasi masih melakukan pendataan, kerugian yang dialaminya seperti apa,” ujarnya.

Herman (20) warga Kampung Bulu Po’ronng, Dusun Tepu, Desa Rappolemba mengungkapkan, angin kencang terjadi pada Minggu (20/10) pagi lalu. Kondisi angin saat itu memang tidak seperti di hari-hari biasanya.

“Sekitar jam 8 lewat kejadiannya. Suara angin memang kita dengar, bersamaan dengan angin atap rumah saya langsung terangkat dari depan sampai belakang,” katanya.

Baca Juga : Daftar 15 Pejabat Eselon II Pemkab Gowa yang Dinonaktifkan Sementara Bupati Husniah

Lanjutnya, setelah kejadian dan angin berkurang dirinya pun langsung menutupi atap yang bocor dengan terpal seadanya.

“Hari pertama kejadian saya sama istri mengungsi di tetangga sebelah rumah karena mereka tidak terkena dampaknya. Tapi hari kedua sampai saat ini saya sudah kembali ke rumah sambil memperbaiki atap rumah yang rusak,” katanya.

Di lokasi yang sama Nurhayati (41) mengatakan, kondisi rumahnya rusak dibagian dinding kamar dan atap.

Baca Juga : Investasi Rp1,3 Triliun, Perusahaan Kanada Bakal Bangun Pengolahan Sampah Modern di Gowa

“Rumah saya tidak terlalu parah, hanya dinding kamar satu sisi dan atap bagian belakang rumah, yang parah itu rumah orangtua saya karena satu rumah atapnya roboh. Allhamdulilah saat kejadian tidak ada korban yang kena,” katanya.

Ia menaruh harapan kepada pemerintah untuk diberikan bantuan berupa atap rumah (seng). Apalagi yang rumahnya rusak berat.

“Bantuan atap seng ini kami butuhkan karena melihat sudah hampir memasuki musim hujan. Kami juga sangat berterimakasih banyak atas kedatangan pemerintah, atas kedatangan Bapak Wabup Gowa melihat kondisi kami secara langsung, termasuk bantuan yang diberikan,” terangnya.

Baca Juga : Anak Buah Husniah Talenrang Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi PBG, Langsung Ditahan di Polres Gowa

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Otomotif18 September 2026 19:11
Hyundai STARGAZER Cartenz di Makassar Mulai Rp247,3 Juta, Dilengkapi Fitur Smart Cruise Control
Hyundai STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X hadir sebagai pilihan kendaraan keluarga dengan teknologi bantuan berkendara, kenyamanan kabin, sert...
OPD18 September 2026 18:30
RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Kota Makassar telah merampungkan rekomendasi terkait kasus meninggalnya seorang bayi di RSIA Paramount....
OPD18 September 2026 18:24
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Pembangunan Koperasi Merah Putih di Lahan Terminal Pinrang
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan Terminal Pinrang yang disebut...
OPD18 September 2026 18:22
Komisi A DPRD Sulsel Bakal Konsultasi ke BKN, Soroti Guru PPPK, Banyaknya Plt hingga TPP ASN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan berencana melakukan konsultasi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperjelas sej...