Logo Sulselsatu

Main Gadget Lebih 1 Jam Hambat Perkembangan Otak Anak

Asrul
Asrul

Senin, 18 November 2019 21:18

Ilustrasi. (INT)
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com – Dewasa ini, menyaksikan balita dan anak kecil yang sibuk bermain gim atau menonton video di gawai bukanlah hal yang asing.

Ponsel pintar, tab, dan serangkaian teknologi kekinian dengan mudahnya dipahami oleh anak-anak zaman sekarang.

Di samping kelebihan gawai yang kerap membuat anak-anak lebih memahami bahasa asing dan duduk dengan tenang, sayangnya paparan gawai lebih dari satu jam setiap hari bisa memberi dampak buruk bagi perkembangan mereka.

Mengutip Medical Daily, sebuah studi terbaru yang diterbitkan di jurnal JAMA Pediatrics menemukan bahwa paparan layar gadget dan televisi lebih dari satu jam per hari mampu menghambat perkembangan otak bayi, balita, hingga anak-anak usia prasekolah.

“Ini merupakan studi pertama yang mendokumentasikan hubungan antara paparan layar gadget dengan ukuran struktur dan keterampilan otak pada anak-anak, khususnya usia prasekolah,” kata John Hutton, dokter anak dan peneliti klinis di Rumah Sakit Anak Cincinnati.

Dalam penelitian ini, Hutton dan tim memberikan tes kognitif kepada 47 anak-anak berusia 3-5 tahun, sementara para orang tua mengisi kuisioner terkait paparan layar gawai harian yang diberikan oleh American Academy of Pediatrics.

Penilaian digunakan untuk mengetahui seberapa sering anak-anak mengakses gawai, konten apa yang mereka nikmati saat bermain gawai, serta seberapa besar peran orang tua dalam mengawasi penggunaannya.

Selanjutnya, peneliti menganalisa otak anak-anak menggunakan MRI khusus yang disebut diffusion tensor imaging.

MRI ini memungkinkan peneliti untuk melihat lebih jelas bagian putih otak yang menjadi area kunci dalam pengembangan ketrampilan, bahasa, dan kemampuan kognitif anak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terpapar layar gadget dan televisi selama lebih dari satu jam sehari tanpa keterlibatan orang tua, memiliki lebih bagian putih otak yang tidak teratur dan kurang berkembang.

“Rata-rata waktu paparan layar pada anak-anak ini adalah dua jam per hari,” ungkap Hutton. “Kisarannya berada di antara satu jam hingga kurang lebih lima jam.”

Menurut Hutton, otak berkembang paling cepat dalam lima tahun pertama. Saat itulah otak anak ‘sangat elastis’ dan mampu menyerap semua informasi.

Setiap perubahan atau keterlambatan perkembangan yang terjadi pada waktu tersebut dapat menyebabkan masalah bagi kehidupan anak di tahun-tahun mendatang.

Itu sebabnya, anak-anak di bawah usia 2 tahun baiknya tak terpapar gawai sama sekali. Sedangkan anak-anak usia prasekolah baiknya tak main gawai lebih dari 1 jam setiap hari.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...
Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...