SULSELSATU.com, WAJO – Bupati Wajo Amran Mahmud menghadiri peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kantor Kementerian Agama Wajo, Rabu (20/11/2019).
Kepala Kemenag Wajo, Anwar Amin mengingatkan jajarannya agar peresmian PTSP ini bukan sekadar seremonial, tetapi betul-betul memberikan pelayanan prima untuk pelayanan masyarakat.
“PTSP ini melayani 27 pelayanan di dalamnya, dan PTSP ini tidak muncul begitu saja tapi ada latar belakangnya, PTSP ini sangat dibutuhkan, intinya mempermudah proses pelayanan, dan PTSP ini ada untuk melayani masyarakat Wajo,” ujar Anwar.
Baca Juga : Amran Mahmud Teken Komitmen Penyelenggaraan MPP di KemenPAN-RB
Di tempat yang sama, Bupati Wajo Amran Mahmud mengaku sangat mengapresiasi PTSP Kemenang. Menurutnya, layanan yang mendominasi di daerahnya adalah haji dan umrah. Itu membutuhkan pelayanan prima.
“Di Era disruption atau era industri 4,0 sekarang ini kemungkinan nanti orang hanya tinggal di rumah saja dan sudah selesai semua urusannya, dengan hanya membuka smartphonnya saja, dan ini akan mengarah ke situ sehingga kita juga di Wajo akan mempersiapkan sarana dan prasarana serta infrastruktur termasuk SDM untuk menuju ke Smart City, dan ini semua akan terintegrasi,” ujar Amran.
Dia mengungkapkan bahwa Pemkab Wajo berencana untuk membangun Mal Pelayanan Publik. Dia berharap MPP tersebut sudah terealisasi pada 2020 mendatang.
Baca Juga : Amran Mahmud Serahkan Bantuan Ambulans Gratis di Kecamatan Belawa
“Apa yang dilakukan oleh jajaran Kementerian Agama hari ini, tentu kita sangat apresiasi untuk menghadirkan PTSP yang memang menjadi kebutuhan kita, untuk memberikan layanan terbaik di masyarakat Wajo, di mana ada 27 jenis pelayanan nantinya,” ujarnya.
“Intinya di sini disiapkan SDM nya utamanya kompetensi digital, kompetensi di setiap bidang dan kompetensi pelayanan dan ini harus ditingkatkan, kami dari Pemerintah Kabupaten Wajo membuka diri untuk mempercepat dalam pemberian pelayanan ke masyarakat kita,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Anwar Abu Bakar, menyampaikan bahwa PTSP di Kabupaten Wajo ini merupakan PTP yang ke-18 dari 24 Kabupaten Kota di Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Amran Mahmud Kunjungi Warga Korban Kebakaran Rumah di Teddaopu
Juga disampaikan kalau Wajo ini luar biasa dimana pembangunan Kantor pusat layanan informasi Haji di Sulawesi Selatan yang pertama diberikan kepada Kabupaten Wajo, dan ini tidak terlepas dari kuota Haji atau Waiting list Haji di daerah masing-masing
“Waiting list Haji di Wajo sebanyak 15.873.000 orang, dengan estimasi kalau mendaftar sekarang 39 tahun baru bisa berangkat Haji, Wajo juga dikenal sebagai Kota Santri dan peserta paling banyak jamaah Umrohnya sekitar 2000 orang per tahunnya,” ungkap H. Anwar Abu Bakar, S.Ag., M.Pd.
Pengguntingan pita sekaligus menandakan peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kementerian Agama Kabupaten Wajo yang diresmikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan didampingi Bupati Wajo Kabupaten Wajo, Forkopimda dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo. (rls)
Baca Juga : Bupati Ancam Sanksi Tegas Bagi Pelaku Pungli di Wajo
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar