Logo Sulselsatu

Pemprov Fokuskan Bantuan Keuangan Daerah untuk Percepatan Pembangunan

Asrul
Asrul

Senin, 25 November 2019 22:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memfokuskan peruntukan bantuan keuangan daerah bagi kabupaten/kota untuk mendukung percepatan program prioritas Pemprov Sulsel.

Berdasarkan Kebijakan Umum Anggaran (KUA)- Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), bantuan keuangan daerah berfokus pada pembukaan akses daerah terisolir untuk mendukung konektivitas antar daerah dan bagi daerah yang tengah membenahi akses dan fasilitas destinasi wisata.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi, Abdul Hayat, saat rapat pembahasan Nota Keuangan dan Ranperda APBD 2020 bersama Banggar DPRD Sulsel, Senin (25/11/2019).

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Kebijakan bantuan keuangan daerah wajib diberi untuk pembangunan destinasi wisata dan membuka ruang terisolir di beberapa daerah di Sulsel,” kata Hayat usai menghadiri rapat.

Hayat selaku Koordinator Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengatakan, bantuan keuangan daerah berguna untuk menstimulasi dan mempercepat program prioritas Pemprov Sulsel untuk mendapat impact berupa percepatan pertumbuhan ekonomi dan terbukanya pusat ekonomi baru.

“Bantuan keuangan itu untuk mempercepat program prioritas, karena memang ada daerah-daerah tertentu yang harus distimulasi dengan bantuan keuangan supaya efek dominonya ada, kaitan dengan percepatan perekonomian,” jelas Abdul Hayat.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Hayat menyebutkan, hingga saat ini, progres pembangunan infrastrukstur jalan, jembatan dan bandara melalui bantuan keuangan Rp300 miliar yang diberikan tahun 2019 lalu mulai terlihat hasilnya.

“Selama ini sudah berproses misalnya di Luwu, kemudian di Selayar, tetapi ini (daerah yang telah memasukan proposal bantuan keuangan daerah tahun 2020) akan diteliti dan dicermati dengan proposal yang ada, tidak serta merta langsung diberikan (bantuan keuangan),” jelas Abdul Hayat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Rudy Jamaluddin menyebutkan, hingga saat ini, proposal bantuan keuangan daerah yang diterima telah mencapai Rp1 triliun. Angka ini melebihi jumlah yang telah disiapkan Pemprov Sulsel, yakni Rp500 miliar.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Dukung Pengembangan Pelabuhan Pelindo

“Terkait bantuan keuangan dari seluruh daerah sudah sampai Rp1 triliun, kita tetap pada plafond yang mengarah pada sasaran program prioritas, menyentuh hal-hal produktif yang memberikan impact atau outcome bagi Sulsel,” sebut Rudy.

Rudy menyebutkan, tingginya permintaan keuangan daerah melalui proposal yang masuk, adalah bentuk semangat melakukan sinergitas antar pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.

“Ini merupakan hal positif karena adanya semangat Pemda melakukan sinergitas dengan Pemerintah Provinsi,” sebut Rudy.

Baca Juga : Paskibraka Sulsel Jalankan Tugas dengan Penuh Haru di HUT ke-80 RI

Penulis: Jahir Majid
Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum01 Agustus 2026 15:05
AKPI Resmikan Sekretariat Wilayah Indonesia Timur di Makassar, Jadi Pusat Layanan Kurator Kawasan Timur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) resmi membuka Sekretariat Pengurus Wilayah Indonesia Bagian Timur di Kota ...
Sulsel01 Agustus 2026 13:06
Bongkar Muat di Bahu Jalan Poros Mangadu Berulang, Warga Pertanyakan Penegakan Aturan
TAKALAR, SULSELSATU.com– Aktivitas bongkar muat sebuah toko bahan bangunan di Jalan Poros Mangadu–Lakatong, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Ta...
Hukum31 Juli 2026 23:11
Audit BPKP Sulsel Ungkap Kerugian Negara Rp 52 Miliar di Kasus Korupsi Bibit Nanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan ...
News31 Juli 2026 21:32
Rudianto Lallo Minta Kejati Sulsel Buka Kembali Kasus Dugaan Penyimpangan Dana JKN di RSKD Gigi dan Mulut
MAKASSAR, SULSELSATU.com – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, meminta Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) mengusut tuntas duga...