Logo Sulselsatu

Pemprov Sulsel Genjot Lelang Tender Proyek Jalan Desember Ini

Asrul
Asrul

Selasa, 24 Desember 2019 11:58

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Menjelang akhir tahun, Pemprov Sulsel akan terus menggenjot proses lelang tender proyek jalan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Sulsel, Rudi Djamaluddin saat ditemui di kantor Gubernur Sulsel Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Senin (24/12/2019) kemarin.

Dia mengaku pihaknya kini telah mengirim sebanyak 10 paket ke inspektorat untuk direview, menyusul paket pengawasan sebanyak 18 paket.

Baca Juga : Program Mudik Gratis Sulsel 2026 Pelindo Dapat Apresiasi Pemprov Sulsel

“Kita kirim sekarang ke inspektorat 10 paket, dan 10 paket itu sedang direview, kemudian paket pengawas itu sekitar 18 paket, ini baru (proyek) jalan dari Dinas bina marga,” ujar Rudi, saat ditemui di Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Senin (23/12/2019).

Hal itu, lanjut Rudi, dilakukan guna mengikuti instruksi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) yang meminta agar sejumlah proyek dengan anggaran besar dilelang di awal.

Namun, untuk proyek yang sempat gagal di tahun 2019 ini seperti Rest Area, kata Rudi, akan kembali diusulkan, namun dirinya meminta OPD terkait agar mempercepat usulannya ke Biro Pembangunan.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Terseret Laporan Dugaan Korupsi Anggaran 2026 ke KPK

“Kalau rest area juga saya sudah minta teman-teman Dinas PKP2 untuk sesegera mungkin diselesaikan, hanya karena rest area ini kita bagi beberapa tahap,” bebernya.

Sementara itu, pihaknya tetap akan melakukan lelang tender Desember ini, khususnya untuk paket proyek yang memiliki durasi penyelesaian minimal enam bulan.

“Jadi begini, yang perlu kita dorong cepat itu adalah paket-paket yang memang membutuhkan durasi penyelesaian yang panjang, supaya Biro Pembangunan itu tidak terbebani, tidak langsung syok,” pungkasnya.

Baca Juga : Dorong Konektivitas Logistik di KTI, Pemprov Sulsel Apresiasi Kontribusi Pelindo

Khususnya Dana Alokasi Khusus (DAK), lanjut Rudi, itu harus diselesaikan lelang tendernya karena wajib melapor ke pusat.

“Makanya DAK itu diatur oleh pusat, ada durasi dimana sekian persen (target) kita harus rampung,” tutup Rudi.

Penulis: Jahir Majid
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...