Logo Sulselsatu

Luncurkan Buku Rumah Peradaban Seko dan Rampi, IDP Harap Jadi Bacaan Masyarakat

Asrul
Asrul

Jumat, 27 Desember 2019 23:31

Peluncuran buku Rumah Peradaban Seko dan Rampi. (ist)
Peluncuran buku Rumah Peradaban Seko dan Rampi. (ist)

SULSELSATU.com, LUTRA – Buku “Rumah Peradaban Seko dan Rampi” secara resmi dilaunching Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani pada Kamis (26/12/2019).

Buku ini lahir dari sebuah penelusuran dan penelitian panjang selama kurang lebih lima tahun dari Balai Arkeologi Provinsi Sulawesi Selatan Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Usai meluncurkan buku ini, Bupati Indah Putri Indriani tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Balai Arkeologi Sulsel karena menghadirkan buku “Rumah Peradaban Seko dan Rampi” di tengah-tengah masyarakat Luwu Utara. Buku ini akan menjadi warisan yang tentunya tak akan lekang oleh ruang dan waktu.

Baca Juga : VIDEO: Kebakaran di Desa Tolada Luwu Utara, Rumah Ludes Terbakar

“Saya harap buku ini dapat disusun ulang untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat kita,” harap Indah.

Indah meminta kepada stakeholder terkait untuk ikut andil membumikan buku ini agar menjadi bahan bacaan yang bermanfaat bagi masyarakat Luwu Utara, khususnya para generasi yang akan datang.

“Tugas kita membumikan buku ini supaya diketahui oleh seluruh masyarakat Luwu Utara, paling tidak anak-anak kita yang ada di sekolah,” ucapnya seraya berharap Dinas Pendidikan menjadi pendorong utama membumikan buku ini.

Baca Juga : Indah Tegaskan Golkar Bakal Usung Kader Maju Pilkada Luwu Utara

“Nanti kita coba kerjasamakan dengan Dinas Pendidikan. Saya kira ini akan menjadi legacy bagi kita semua. Sesuatu yang diabadikan dalam tulisan biasanya tak akan hilang ditelan zaman,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Balai Arkeologi Sulawesi Selatan, Irfan Machmud mengungkapkan bahwa proses pembuatan buku “Rumah Peradaban Seko dan Rampi” diawali pada 2014 lalu, di mana Balai Arkeologi mencoba menelusuri apa yang menjadi basic leluhur bangsa Indonesia yang ada di Luwu Utara.

“Setelah kita penelitian lima tahun terakhir, ternyata Seko dan Rampi memberi banyak gambaran pengetahuan lokal yang ungul atau local genius,” kata Irfan.

Baca Juga : VIDEO: Warga di Lara Luwu Utara Protes Jalan Rusak, Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Hal menarik lainnya yang diungkap Irfan Mahmud di hadapan para undangan yang hadir adalah bahwa dalam sebaran yang lebih luas di Kecamatan Seko dan Rampi, ternyata mempertemukan dua jalur leluhur bangsa Indonesia di Sulawesi, yaitu jalur barat dan jalur utara.

“Nah, kalau Seko dan Rampi ini dijaga dalam tiga dimensi, tidak menutup kemungkinan akan tercipta jalur segitiga emas di Sulawesi. Tentu ini menjadi harapan kita,” pungkasnya. (rls)

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : 25 Tahun Luwu Utara, Pj Gubernur Bahtiar Apresiasi Pencapaian Pembangunan Daerah

 

Baca Juga : 25 Tahun Luwu Utara, Pj Gubernur Bahtiar Apresiasi Pencapaian Pembangunan Daerah

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...
Metropolitan17 September 2026 18:33
TPA Tamangapa Berbenah, Gunungan Sampah Mulai Tertata hingga Sapi Disiapkan Ranch
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wajah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, perlahan mulai berubah total. Kawasan yang...
Otomotif17 September 2026 18:31
Kalla Toyota Hadirkan Extra Care, Layanan Servis dan Bantuan 24 Jam
Kalla Toyota menghadirkan Kalla Toyota Extra Care sebagai solusi layanan purna jual yang dapat diakses pelanggan selama 24 jam....
Makassar17 September 2026 18:16
Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, Pegadaian Gelar Pelatihan Barbershop di Nipah
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Maluku, dan Maluku Utara (Sulselbarra Maluku) mendorong peningkatan kapasitas pelaku...