Logo Sulselsatu

Survei: 52,75 Persen Warga Makassar Tidak Puas dengan Kinerja Danny Pomanto

Asrul
Asrul

Senin, 06 Januari 2020 09:41

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Langkah calon petahana, Moh Ramdhan Pomanto (Danny) untuk kembali merebut kursi Walikota Makassar sepertinya tidak didukung publik. Sebagian besar publik justru menginginkan figur pemimpin baru.

Postulat ini merujuk pada hasil riset PT General Survei Indonesia (GSI). Sebanyak 68,83 persen warga Makassar mengidamkan figur walikota baru, sementara hanya 18,72 persen warga yang masih menginginkan kepemimpinan figur lama. Sisanya 12,45 persen responden tidak menjawab.

“Jadi masyarakat Makassar menyimpulkan bahwa mereka memang butuh figur baru untuk duduk di kursi kepemimpinan Kota Makassar ke depan. Penyebabnya sangat terkait dengan tingkat kepuasan publik yang rendah,” kata Direktur Eksekutif PT GSI, Herman Lilo dalam diskusi di Warkop 212 Toddopuli, Minggu (5/1/2020)

Baca Juga : VIDEO: Danny Pomanto Menangis di Acara Perpisahan dengan ASN

Riset ini digelar pada 8-18 November 2019 kemarin dengan melibatkan 880 responden yang tersebar secara proporsional di 15 kecamatan serta margin of error 3,8 persen.

Menurut riset ini, kepuasan publik terhadap kinerja Danny Pomanto rendah pada masalah penangangan banjir, kemacetan, dan pengangguran. Hanya 33,36 persen masyarakat yang puas terhadap penanganan banjir, sementara 52,75 persen tidak puas. Sisanya 13,89 persen tidak jawab/tidak tahu.

Di sektor penanganan kemacetan hanya 32,91 persen masyarakat yang puas, dan 53,05 persen tidak puas. 14,04 persen tidak menjawab. Pada sektor penanganan pengangguran tingkat kepuasan masyarakat juga rendah, yakni hanya 35,60 persen. Sementara masyarakat yang tidak puas sebesar 51,65 persen. Sisanya 12,75 persen tidak tahu/tidak jawab.

Baca Juga : Jelang Akhir Jabatan, Danny Pomanto Resmikan Tiga Proyek Strategis Pemkot Makassar

“Penanganan kebersihan sendiri masyarakat cukup puas, namun sebagian besar mengkritik program iuran sampah sebagai program yang memberatkan masyarakat berpenghasilan rendah,” lanjutnya.

Sebanyak 44,59 persen masyarakat tidak setuju dengan program iuran sampah, dan hanya 40,76 persen yang mengatakan setuju. 14,65 persen sisanya tidak menjawab.

Penulis: Asrul
Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi24 Oktober 2026 18:34
Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampu...
Sulsel24 Oktober 2026 18:14
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatk...
Ekonomi24 Oktober 2026 13:40
PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melalui pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan perta...
Politik24 Oktober 2026 08:21
AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ni’matullah Erbe sel...