Logo Sulselsatu

Jalan yang Tertutup Longsor di Pa’bentengan Sudah Dapat Dilalui Pengendara

Asrul
Asrul

Rabu, 15 Januari 2020 16:57

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, GOWA – Jalan di Dusun Pa’Bentengan, Kelurahan Parang Bugisi Malino, Kecamatan Tinggimoncong yang sempat tertutup akibat longsor, Minggu (12/1/2020) kemarin, kini sudah dapat dilalui.

Hal ini karena adanya tindakan cepat dari masyarakat, pemerintah kecamatan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Gowa dan relawan SAR Kota Malino bergotong royong membersihkan tumpukan longsor tersebut.

longsor tersebut terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi secara terus menerus. Sehingga menyebabkan terkikisnya sebagian bahu jalan dengan panjang lebih 5 meter dengan ketinggian longsor 3 meter sehingga menutup bahu hingga badan jalan tertutup.

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BSI Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Miskin Ekstrem

“Alhamdulillah sudah teratasi, jalan yang tertutup sudah bisa di lalui. Masyarakat serta organisasi kelompok pemuda (OKP), serta unsur tripika kecamatan hari itu juga turun bersama membersihkan tumpukan longsor,” kata Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz, Rabu (15/1/2020).

Meski tumpukan longsor telah teratasi pihaknya bersama masyarakat dan TRC akan tetap meningkatan kesiangan jika terjadi hal-hal yang di luar kendali.

Sementara, Kepala BPBD Kabupaten Gowa Iksan Parawangsa mengatakan, longsor di Kecamatan Tinggimoncong ini disebabkan karena tingginya intensitas hujan sejak Jumat hingga Minggu, 10-12 Januari 2020 dan puncaknya pada Minggu (12/1/2020) sekitar pukul 12:30 Wita.

Baca Juga : Pemkab Gowa Kolaborasi Lintas Sektor Bedah Ratusan Rumah Keluarga Miskin Ekstrem

“Terjadi hujan seharian dengan intensitas tinggi. Hal inilah yang menyebabkan longsor yang mengakibatkan tertutupnya badan jalan,” katanya

Pasca terjadinya longsor pihaknya pun bersama masyarakat dan pemerintah kecamatan segera melakukan assesment dan peninjauan lokasi serta gotong royong. Membersihkan tumpukan longsor yang menghambat pengguna jalan.

“Allhamdulilah kejadian longsor ini tidak memakan korban,” katanya.

Baca Juga : Perumda AM Tirta Jeneberang Setor Dividen Rp3,49 Miliar ke Pemkab Gowa

Dirinya mengimbau, agar masyarakat tetap meningkatkan kesiapsiagaan jika terjadi longsor susulan. Pasalnya curah hujan hingga akhir Januari berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Makassar akan terjadi secara terus menerus dengan intensitas sedang, hingga tinggi (lebat).

“Tim kami tetap akan standby, termasuk di wilayah dataran tinggi lainnya yang memang merupakan wilayah rawan longsor. Selain itu kami tetap meminta masyarakat untuk senantiasa berdoa kepada Allah SWT, agar wilayah kita ini aman dari bencana,” tutupnya.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...