Logo Sulselsatu

Buat Grup WhatsApp di Kashmir Wajib Lapor Polisi

Asrul
Asrul

Kamis, 16 Januari 2020 11:58

ilustrasi. (int)
ilustrasi. (int)

KASHMIR – Membuat grup WhatsApp di Kashmir tidaklah segampang di Indonesia. Admin grup di daerah konflik tersebut wajib melapor ke kepolian setempat.

Kepolisian di Kargil, bagian dari Kashmir, India, mengeluarkan pengumuman tersebut. Internet di sebagian wilayah Kashmir diblokir sejak Agustus lalu kecuali di beberapa wilayah termasuk Kargil.

“Admin dari semua grup WhatsApp baru diminta mendaftarkannya dengan foto di kantor polisi untuk verifikasi lebih lanjut,” demikian bunyi pengumuman polisi, seperti dilansir dari Detik dari Indian Express.

Baca Juga : Wartawan Asal Kashmir Ditahan Aparat India

Kashmir memang sering dilanda ketegangan terkait perebutan wilayah antara India dengan Pakistan. Pemblokiran internet diharapkan membantu situasi lebih dingin meski banyak dikritik.

Polisi beralasan, orang-orang sering menyalahgunakan aplikasi seperti WhatsApp untuk menyebarkan teks, foto, atau video yang berpotensi memecah belah. Maka harus dilakukan pemantauan.

“Siapapun yang menyebarkan video, audio, gambar semacam itu, maka akan diterapkan aksi yang tegas menurut hukum yang berlaku,” sebut polisi.

Baca Juga : PM Pakistan Nyatakan Siap Perang dengan India Soal Sengketa Kashmir

Pemblokiran internet sendiri tentunya merepotkan warga setempat. Bahkan, sebagian pengguna WhatsApp di Kashmir tak bisa lagi menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut, kabarnya jumlahnya mencapai puluhan ribu. Mereka ditendang dari WhatsApp karena lama tidak aktif.

Juru bicara Facebook mengatakan, penghapusan dilakukan sebagai bagian dari kebijakan WhatsApp tentang akun yang tidak aktif.

“Untuk menjaga keamanan dan membatasi penyimpanan data, akun WhatsApp pada umumnya akan berakhir setelah 120 hari tidak aktif. Ketika itu terjadi, akun-akun itu secara otomatis keluar dari grup WhatsApp mereka,” kata juru bicara Facebook.

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar10 Agustus 2026 06:49
Kebakaran di NIPAH PARK Padam Kurang dari 30 Menit, Mal Kembali Beroperasi Normal
Kebakaran terjadi di area NIPAH PARK Makassar pada Minggu malam (9/8/2026) saat operasional mal menjelang berakhir. Api berhasil dikendalikan dalam wa...
Metropolitan09 Agustus 2026 19:11
PSEL Tamalanrea Terus Dipersoalkan, GERAM PLTSa: Pindahkan Lokasinya
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak PLTSa (GERAM PLTSa) kembali menggelar aksi demonstrasi menolak ...
Sulsel09 Agustus 2026 16:48
Kekeringan Melanda Sidrap, Asmo Sulsel dan FIFGroup Bantu Petani Massappa 3
Kekeringan yang melanda sejumlah lahan persawahan di Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, membuat petani kesulitan mendapat...
Lifestyle09 Agustus 2026 14:18
Alasan Perusahaan Masih Membagikan Tumbler dan Tote Bag, Ternyata Ini Nilai Bisnisnya
Tumbler berlogo perusahaan, tote bag, notebook, pouch, dan berbagai barang promosi lain sudah menjadi pemandangan umum dalam acara bisnis. Barang-bara...