Logo Sulselsatu

Utang BUMN Tambang Meroket 378 Persen Usai Beli Saham Freeport

Asrul
Asrul

Jumat, 24 Januari 2020 08:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pembelian saham (divestasi) PT Freeport Indonesia (PTFI) oleh pemerintah beberapa waktu lalu ternyata membawa malapetaka bagi BUMN tambang. Pasalnya, utang holding BUMN tambang Mining Industry Indonesia (MIND ID) meroket hingga 378 persen usai divestasi saham tersebut.

Data MIND ID menyebutkan utang perseroan mencapai Rp78,3 triliun pada kuartal III 2019 secara tahunan (year on year/yoy).

Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak menuturkan kenaikan utang perseroan disebabkan penarikan utang untuk membiayai pembelian (divestasi) saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum (Persero) akhirnya berhasil mengempit 51,23 persen saham Freeport Indonesia pada Desember 2018 lalu.

Baca Juga : PT Masmindo Dwi Area Klarifikasi Tidak Ada Hubungan dengan Freeport-McMoRan

Seiring pembentukan holding BUMN tambang, Inalum pun meluncurkan identitas baru, yakni MIND ID. Hal ini berfungsi untuk membedakan fungsi Inalum sebagai holdin tambang dan Inalum sebagai pelaksana operasional.

“Peningkatan utang terbesar terjadi di akhir 2018, kami melakukan pinjaman signifikan sebesar US$4 miliar setara kurang lebih Rp56 triliun dengan kurs Rp14 ribu dalam rangka penyelesaian transaksi pembelian saham Freeport,” ujarnya di Komisi VII DPR, seperti dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (24/1/2020).

Sebagai catatan, nilai divestasi saham Freeport tercatat sebesar US$3,85 miliar.

Baca Juga : VIDEO: Banjir Bandang di Kawasan PT Freeport Indonesia

Selain penarikan utang oleh MIND ID sebagai induk holding, lanjutnya, entitas anak juga menarik utang. Dua perusahaan yang menambah utang cukup besar yakni PT Timah Tbk dan PT Aneka Tambang Tbk. Tambahan utang itu digunakan untuk belanja modal perseroan.

“Jadi utangnya di PT Inalum untuk beli saham Freeport dan modal kerja PT Timah dan Antam,” paparnya.

Pertumbuhan utang itu mengerek rasio utang terhadap ekuitas perseroan sebesar 370 persen menjadi 1,04 kali. Pasalnya, ekuitas tercatat cuma naik tipis 2 persen menjadi Rp75 triliun.

Berbanding terbalik dengan lonjakan utang, laba bersih holding tambang justru merosot 89 persen menjadi hanya Rp800 miliar (yoy). Sementara itu, perseroan berhasil meraup kenaikan pendapatan sebesar 25 persen Rp60,5 triliun.

“Karena dari sisi utang naik signifikan sementara EBITDA turun karena terdapat biaya operasi perusahan sehingga net debt to EBITDA naik tinggi secara tahunan,” katanya.

Tercatat, earnings before interest, tax, depreciation, and amortization atau EBITDA turun 29 persen menjadi Rp8,9 triliun. Sedangkan net debt to EBITDA terbang 1.285 persen menjadi 4,68 kali.

Ia merinci tingkat bunga dari utang Inalum sebesar 5,9 persen per tahun dimana perseroan menarik pinjaman dalam denominasi dolar AS. Sedangkan, tingkat bunga utang dari entitas anak rata-rata di kisaran 8,5 persen dimana perseroan menambah utang dalam rupiah.

Editor: Awang Darmawan

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...
Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...