Logo Sulselsatu

Evakuasi WNI dari China, TNI AU Tunggu Perintah Kemenlu

Asrul
Asrul

Rabu, 29 Januari 2020 10:57

Hercules. (int)
Hercules. (int)

JAKARTATNI AU tengah bersiap untuk mengevakuasi WNI dari Wuhan, China. Mereka hanya menunggu perintah dari Kementerian Luar Negeri.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Fajar Adriyanto mengatakan, pihaknya masih menanti instruksi dari Kemenlu karena sejauh ini Pemerintah China melarang transportasi dari dan ke luar wilayah Wuhan.

“Nunggu dari Kemenlu bisa tembus enggak ke pemerintah sana untuk agar kita bisa berangkat atau tidak, yang jelas TNI AU siap 24 jam,” kata Fajar kepada wartawan seperti dilansir dari CNN Inddonesia, Rabu (29/1/2020).

Baca Juga : China Berhasil Tanam CHip di Otak Manusia, Orang Lumpuh Bisa Kembali Bergerak

Terkait jumlah WNI yang saat ini terdata berada di China dan kemungkinan akan dievakuasi, Fajar belum bisa memastikan. Estimasi sekali penjemputan bisa membawa sekitar 100 hingga 200 WNI.

Para tenaga medis dari pihak TNI AU yang akan ditugaskan untuk menjemput WNI di China ini pun telah siap untuk diberangkatkan. Hanya saja Fajar tak merinci berapa total petugas tersebut.

Yang pasti, kata dia, semua anggota yang akan berangkat telah dibekali dengan berbagai peralatan medis hingga dipantau aktivitas kesehatannya mulai saat ini.

Baca Juga : Orang Mati Bisa Jadi Hidup di Tangan Perusahaan Super Brain Asal China

“Semua itu sudah menyiapkan anti penularan untuk crew yang menjemput. Itu mungkin dengan masker dan segala macam, kemudian makanannya juga harus dikontrol dan juga nanti begitu kembali nanti akan dikarantina dulu. Jadi tidak langsung turun langsung bebas dikarantina dulu. Yang kita siapkan itu, briefing-nya demikian,” kata dia.

Mengenai pesawat untuk menjemput WNI di China, TNI AU telah menyiapkan dua pesawat jenis Boeing dan satu pesawat jenis Hercules.

“Kami sudah siapkan pesawat Boeing 737 dan satu Hercules C130. Kita juga siapkan personel dari batalion kesehatan,” kata Fajar kepada awak media, Rabu (29/1).

Baca Juga : VIDEO: Pesawat Tempur TNI AU Jatuh di Pasuruan

Diketahui ada 244 WNI di provinsi Hubei yang tercatat saat ini. Khusus di Wuhan, ibu kota Hubei, terdapat 93 WNI yang tinggal di sana.

Sudah ada 131 meninggal dunia akibat virus tersebut. Di China sendiri tercatat lebih dari 4 ribu orang mengidap virus tersebut.

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Penelitian di China Sebut AI Dapat Prediksi Gempa Bumi dengan Akurasi 70 Persen

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 Mei 2026 13:20
Appi Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Pendidikan Inklusif untuk Semua ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 di Lapangan...
News02 Mei 2026 12:10
Dirut Pelindo Tekankan HSSE dan Sinergi Operasional Saat Kunjungi Regional 4
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Achmad Muchtasyar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pelindo Regional 4, Jumat (1/5/2026)....
Pendidikan02 Mei 2026 11:00
Mubes IKA Unhas Resmi Dimulai, Ramli Rahim: Mayoritas Dukung Amran Sulaiman Kembali Jadi Ketum
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) resmi digelar di Hotel Four Points by Sheraton ...
News02 Mei 2026 08:39
Layanan Pelindo Membaik, Kepuasan Pengguna Tembus 90 Persen
Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menembus angka di atas 90 persen....