Logo Sulselsatu

Ibu Asal Kolaka Ini Gagal Ikut Tes CPNS di Sinjai, Ini Masalahnya

Asrul
Asrul

Rabu, 12 Februari 2020 10:00

Tes CPNS di Sinjai. (Foto/Ist)
Tes CPNS di Sinjai. (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, SINJAI – Hari pertama pelaksanaan ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Sinjai digelar di Aula Kantor Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Aparatur (BKPSDMA), Selasa (11/2/2020).

Pada kesempatan itu tiga peserta tidak ikut tes dikarenakan terlambat dan tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli.

Salah satu peserta ini, yakni Indrayani. Dia mengaku terlambat karena harus menyusui anaknya terlebih dahulu.

“Saya terlambat karena tadi anakku menangis pak, jadi saya kasi asi dulu,” katanya.

Dengan nada kecewa, Indrayani mengaku jauh-jauh datang dari Kolaka untuk mengikuti tes CPNS ini, tetapi harus menerima kenyataan tidak mengikuti ujian karena terlambat datang dari waktu yang telah ditentukan oleh pihak panitia seleksi nasional, dalam hal ini BKN pusat.

“Di sini saya tinggalnya di Tongke-tongke, tetapi saya dari Kolaka ke Sinjai untuk ikuti ujian. Perasaan kecewa itu pasti ada pak, tapi mau diapa, mungkin belum rezeki saya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDMA Sinjai, Lukman Mannan mengatakan bahwa pelaksanaan ujian tes CPNS hari pertama ini ada peserta yang terlambat datang dan ada pula yang tidak hadir. Kemudian ada juga yang tidak membawa alat bukti dirinya seperti KTP asli yang menjadi persyaratan utama dari pada panitia seleksi nasional atau BKN pusat.

“Untuk peserta ujian yang terlambat ini, itu sistem yang menghentikan sehingga peserta tidak dapat mengikuti tes. Seperti yang disampaikan oleh pihak BKN bahwa jika terlambat sedikit sudah tidak bisa mengikuti ujian, karena waktu registrasi sudah tertutup dan pelaksanaan ujiannya tepat waktu,” kata Lukman.

Kemudian sebelum pelaksanaan ujian kata Lukman, masih ada arahan di dalam.

“Makanya di pengumuman itu disampaikan kepada peserta bahwa satu jam dari jadwal sebelum pelaksanaan ujian, peserta sudah harus hadir. Karena masih banyak rangkaian yang harus dilakukan yakni mulai dari penyimpanan barang bawaan, absensi, pengecekan body, resgistrasi dan kemudian menunggu di ruang virtual panggilan untuk ujian,” katanya.

Lukman menambahkan, pelaksanaan ujian di hari pertama ini kendala yang ada yaitu karena adanya peserta yang terlambat dan ada juga yang tidak membawa KTP asli.

“Kita panitia seleksi daerah hanya sekadar memfasilitasi, semua keputusan ada di pihak BKN yang katanya sesuai dengan SOP dan diatur oleh Permenpan, sehingga peserta yang terlambat dan yang tidak membawa KTP aslinya tadi tidak diikutkan ujian,” kata dia.

Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...