Logo Sulselsatu

Parepare Gelar Musrenbang Anak Tingkat Kecamatan

Asrul
Asrul

Selasa, 18 Februari 2020 19:00

Musrenbang Anak di Parepare. (Foto/Ist)
Musrenbang Anak di Parepare. (Foto/Ist)

SULSELSATU.com, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare melalui Bappeda menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak tingkat kecamatan di Hotel Bukit Kenari, Parepare, selama dua hari, Selasa-Rabu, 18-19 Februari 2020.

Pada Selasa, 18 Februari 2020, Musrenbang Anak Kecamatan Bacukiki dan Bacukiki Barat. Rabu, 19 Februari 2020, Musrenbang Anak Kecamatan Ujung dan Soreang.

Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen yang mewakili Kepala Bappeda saat membuka Musrenbang Anak mengatakan, Musrenbang Anak tahun ini adalah yang ketiga di Parepare, dan yang kedua untuk Musrenbang Anak Kecamatan.

“Tahun ini lebih maju lagi, karena mulai tahun ini adalah Musrenbang Anak Disabilitas dan Musrenbang Anak binaan LPKA. Jadi setiap tahun kita terus tingkatkan Musrenbang Anak ini. Mungkin mulai tahun depan Musrenbang Anak mulai di tingkat kelurahan dan seterusnya,” kata Zulkarnaen.

Kepala Bidang Perencanaan SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang mengatakan, Musrenbang Anak ini merupakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang prioritas musyawarah dan diskusinya 100 persen melibatkan pendapat dan aspirasi anak.

“Anaklah yang menjadi aktor dalam diskusi ini. Mereka diberi ruang untuk beraspirasi dengan caranya,” ujar Dede.

Musrenbang Anak ini merupakan salah satu bentuk Pemenuhan Hak Anak yakni Hak Partisipasi.

Fasilitator Forum Anak Parepare, Muhammad Fajhriyadi Hastira menambahkan, Musrenbang Anak ini penting karena anak sebagai agen perubahan harus diberikan ruang untuk mengekspresikan hak dan mengungkapkan pendapat mereka, termasuk dalam hak membuat perencanaan pembangunan.

“Dalam Musrenbang Anak ini perlu diketahui berbagai permasalahan yang ada di sekeliling. Aktif dan tanggap terhadap berbagai proses yang terjadi, serta mengetahui dengan baik berbagai klaster yang ada,” papar Fajhriyadi yang juga mantan Wakil Ketua Forum Anak Nasional dan mantan Ketua Forum Anak Parepare.

Pada kesempatan itu Fajhriyadi mengemukakan apa itu klaster. Ia mengatakan klaster adalah kumpulan, kelompok, himpunan atau gabungan obyek tertentu yang memiliki keserupaan atau atas dasar karakteristik tertentu.

Dalam Musrenbang Anak ada lima klaster, yakni hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan sosial, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus.

Peserta Musrenbang Anak tingkat kecamatan yang diwakili oleh Forum Anak asal Kecamatan Bacukiki dan Bacukiki Barat nampak aktif dan menikmati kegiatan.

Berbagai cara unik dan kreatif dilakukan untuk membuat diskusi menarik. Metode diskusi tidak hanya di dalam ruangan, tapi juga di luar ruangan.

Penulis: Andi Fardi
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News23 Agustus 2026 20:39
PT Vale dan Pemkab Kolaka Perbaiki 6 Rumah, Beri Hunian Layak dan Akses Kesehatan Warga
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kodim 1412/Kolaka memperbaiki enam rumah warga di Kecamatan Baula....
News23 Agustus 2026 17:33
PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi
PT Bumi Karsa memperkuat transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia....
Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...
Ekonomi23 Agustus 2026 15:36
Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen
Minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap investasi di pasar modal menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Juni 2026, jumlah Single Investor Iden...