Logo Sulselsatu

RS Regional Hasri Ainun Habibie Usung Konsep Medical Tourism

Asrul
Asrul

Jumat, 13 Maret 2020 22:55

RS Hasri Ainun Habibie. (ist)
RS Hasri Ainun Habibie. (ist)

SULSELSATU.com, PAREPARE – Besok, Rumah Sakit Regional pertama di luar Makassar, RS dr Hasri Ainun Habibie (HAH) di Kota Parepare akan diresmikan.

Kehadiran rumah sakit berkonsep medical tourism atau wisata berobat ini adalah upaya dari seorang Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe, yang mampu menangkap peluang dari program unggulan Pemprov Sulsel.

Peluang itu adalah menghadirkan rumah sakit regional di luar Makassar, untuk pemerataan pelayanan kesehatan di Sulsel.

Baca Juga : Gerakan Pangan Murah Jadi Solusi Pemkot Tekan Laju Inflasi di Parepare

Parepare sudah punya modal struktur bangunan di atas lahan tanah tumbuh di tepian Sungai Karajae, wilayah Tonrangeng, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat.

Ditambah ketersediaan tenaga medis, mulai dari dokter spesialis, subspesialis atau super spesialis, dan dokter umum yang lebih daripada cukup.

Sementara Pemprov Sulsel menargetkan pembangunan RS Regional di luar Makassar, dengan sasaran pertama Palopo dan Bone, namun terkendala lahan dan tenaga medis.

Baca Juga : Untung Menggiurkan, Kejari-Pemkot Parepare Komitmen Berantas Mafia Pupuk

Modal itu kemudian yang mengantar Taufan Pawe meyakinkan Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah memberikan bantuan kepada Parepare untuk kelanjutan pembangunan RS dr Hasri Ainun Habibie, yang diambil dari nama Almarhumah Istri Presiden ke-3 RI, BJ Habibie. BJ Habibie notabene adalah putra Parepare.

“Kami tawarkan RS dr Hasri Ainun Habibie menjadi RS Regional kepada Bapak Gubernur. Kami sudah ada struktur bangunan. Kami punya SDM tenaga medis, 44 dokter spesialis, 2 super spesialis, dan 20 dokter umum,” kata Taufan Pawe, Jumat (13/3/2020).

“Saya yakin Parepare mampu tangkap peluang itu. Kami punya modal struktur bangunan senilai Rp60 miliar di luar lahan. Dan posisi strategis Parepare di utara dan timur Sulawesi Selatan,” lanjut Taufan.

Baca Juga : Jembatan Kembar Parepare Akan Diresmikan Pada HUT Kota ke-63

Gayung bersambut. Gubernur Nurdin Abdullah yang merupakan putra Parepare, merespons positif.

“Saya siapkan Rp150 miliar, kata Pak Gubernur saat itu. Tapi saya katakan, cukup Rp75 miliar dulu. Kami ingin riil anggaran. Kan bisa minta berikutnya. Jadinya Rp75 miliar itu terbagi Rp60 miliar untuk sipil, Rp10 miliar untuk Alkes, dan Rp5 miliar untuk mobiler,” tandasnya.

Meski mendapat bantuan dari Pemprov, kata Taufan, Pemkot Parepare tidak berdiam diri. Pemkot menunjukkan sinergitas dengan ikut mensupport pembangunan RS dr HAH lewat dana DID dari APBD senilai Rp13 hingga Rp14 miliar.

Baca Juga : Kawasan Kuliner Religi Parepare, Ruang Publik Ramah Anak

Kini pembangunannya sudah rampung, dan menjadi RS Regional pertama di luar Makassar, bahkan per 26 Februari 2020, sudah menerima pasien rawat jalan.

“Jadi sejak 26 Februari sudah terima pasien rawat jalan. Rawat jalan non BPJS ini tanggung jawab Pemkot Parepare. Karena tiap tahun kami anggarkan Rp10 miliar dana untuk non BPJS. RS dr HAH kalau sudah terakreditasi baru bisa kerja sama dengan BPJS,” jelas dia.

Penulis: Andi Fardi
Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : Taufan Pawe dan Istrinya Umrah, Pemkot Parepare Dikendalikan Pangerang Rahim

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 Januari 2026 13:46
Wali Kota Makassar Minta RKPD 2027 Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal ...
Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....