Logo Sulselsatu

Bupati Sinjai Kumpulkan Forkopimda Bahas Inflasi Jelang Ramadan

Asrul
Asrul

Selasa, 17 Maret 2020 22:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, SINJAI – Bentuk perhatian serius mengenai arahan dari Presiden RI, pemerintah Kabupaten Sinjai dalam hal ini Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa melakukan rapat kordinasi unsur Forkopimdan dan jajaran pejabat teras daerah Kabupaten Sinjai di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Selasa (17/3/2020).

Andi Seto mengatakan, rapar koordinasi ini merupakan tindaklanjut untuk melakukan extra effort (Pengendalian Inflasi Tahun 2020) dalam menjaga stabilitas harga, terutama bahan pangan. Maka dalam rangka memitigasi dampak negatif sebagai dinamika perekonomian yang terjadi saat ini ditingkat daerah dan tetap menjaga stabilitas pada kisaran tahun 2020.

“Alhamdulillah hasilnya di Sinjai saat ini disegi inflasi tidak terlalu banyak, walau pun memang ada beberapa harga atau komoditi yang mengalami kenaikan, seperti gula pasir, beras, bawang putih, bawang bombai dan telur. Sedangkan kebutuhan pangan lainnya tidak berpengaruh atau masih stabil, apa lagi menyambut bulan ramadan dan adanya berita tentang virus Covid-19,” kata Andi Seto saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (17/3/2020).

Baca Juga : Terang yang Dinanti, Perjuangan Ismail Bachtiar Menjawab Aspirasi dari Pegunungan Sinjai

Langkah selanjutnya yang akan dilakukan untuk menekan inflasi daerah, Andi Seto mengatakan akan melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah pusat dan pihak bulog serta produsen-produsen gula, karena memang informasi yang beredar penyebab kenaikannya ini disebabkan kurangnya stok khusus di Kabupaten Sinjai.

“Kita berusaha mencari penyebabnya kenapa harga gula pasir bisa melonjak naik, begitu pun untuk stoknya akan kita minta ke pihak pemerintah pusat agar stoknya bisa ditambah,” ujarnya.

Sedangkan untuk komoditi lainnya, khususnya menjelang bulan ramadan harganya masih stabil, dengan begitu tentunya stoknya masih cukup. Seperti harga daging sapi, ayam. Sementara itu, untuk kebutuhan pokok lainnya sebentar lagi panen sehingga kebutuhan sembako lainnya harganya tidak melonjak.

Baca Juga : Hamka Gani Ajak Warga Kampala Bersatu Majukan Desa

“Khusus untuk gula pasir kita akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, sedangkan untuk yang lainnya seperti bawang putih memang karena ketersedian impor dari luar tidak ada, maka kita tinggal melihat bagaimana kebijakan pemerintah pusat itu sendiri,” tuturnya.

“Insya Allah untuk stok pangan menjelang ramadan seperti beras, cabe, bawang merah, jagung, kentang, syaur-sayuran, daging sapi dan ayam kita tidak ada masalah. Insya Allah juga tidak berpengaruh dengan berita virus corona yang lagi marak sekarang ini,” sambungnya.

Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Video04 Mei 2026 20:17
VIDEO: Warga Siram Ban Dibakar Mahasiswa HMI saat Aksi di Parepare
SULSELSATU.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Parepare diwarnai insiden penyiraman ban. Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, Senin (4/5/2026). Seor...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...