Logo Sulselsatu

Bupati Barru Tunjuk Kadis Kesehatan Jubir Penanganan Corona

Asrul
Asrul

Selasa, 24 Maret 2020 22:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU – Usaha dan kerja keras terus dilakukan Pemkab Barru dalam mengantisipasi dan menangani penyebaran Covid-19 yang angkanya terus bertambah di Indonesia.

Untuk memberikan informasi perkembangan dan penanganan Corona setiap hari di kabupaten berpenduduk sekira 170 ribu jiwa, Bupati Barru Suardi Saleh resmi menunjuk Kepala Dinas Kesehatan, dr Amis sebagai juru bicara penanganan virus mematikan ini.

“Mengenai perkembangan penanganan Corona, kita akan rilis setiap hari. Karena itu, kami menunjuk dokter Amis sebagai juru bicara dan sumber yang resmi khusus penanganan Corona di Barru,” kata Suardi Saleh saat menggelar konferensi pers di Media Center Posko Gugus Tugas di BPBD Barru, Rabu (24/03/2020).

Baca Juga : Jelang Laga Bupati Cup 2023, Ini Daftar Club yang Resmi Terdaftar

Selain menunjuk Amis sebagai juru bicara, Pemkab Barru juga menjadikan kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai posko dan media center penanganan Corona.

Bukan hanya itu, demi memberi informasi yang valid tentang perkembangan atau up date penanganan Corona, maupun terkait data lainnya, Pemkab melaunching website khusus, yakni http://covid19.barrukab.go.id/.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suardi Saleh yang didampingi Plh Sekda Barru, Abustan, Kepala Dinas Kesehatan, dr Amis, dan Kepala Dinas Kominsta, Syamsuddin, Kepala Pelaksana BPBD, Nasriah Madjid, mengurai berbagai langkah yang sedang dijalankan Pemkab Barru dalam mencegah penyebaran virus mematikan ini.

Baca Juga : Tehnical Meeting Bupati Cup 2023 Digelar, Ini Pesan Kadispora Barru

Dalam keterangan persnya, Suardi Saleh menyebut jika saat ini ada sekitar 70 warga yang berada dalam pemantauan. 70 warga yang berada dalam pemantauan itu, selain tujuh diantaranya yang diisolasi sementara karena memiliki riwayat pernah berinteraksi dengan korban meninggal akibat Corona di Makassar, juga ada 63 yang sedang dipantau.

“Sampai saat ini, ada 70 ODP (Orang Dalam
Pemantauan) yang tersebar diberbagai kecamatan. Kami terus pantau perkembangannya,” kata Suardi Saleh kepada wartawan.

ODP tersebut, sebagian diantaranya pernah berkunjung ke luar daerah yang ditemukan ada korban Corona. Begitu juga warga yang pernah berinteraksi langsung dengan ODP lainnya. Sejauh ini, kondisi kesehatan yang dipantau tetap normal.

Baca Juga : Dilalap Si Jago Merah, Aliansi Jurnalis Barru Bantu Kerabat Sesama Wartawan

Suardi Saleh menambahkan, dari 70 warga yang berstatus ODP itu, terbanyak berada di Kecamatan Mallusetasi, yakni 26 orang. Pihaknya telah melakukan berbagai langkah dan tindakan.

“Tindakan yang kita lakukan sementara adalah penyelidikan epidemiologi, edukasi, dan pemantauan berkala, serta isolasi mandiri,” tambah Suardi Saleh.

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News23 Agustus 2026 20:39
PT Vale dan Pemkab Kolaka Perbaiki 6 Rumah, Beri Hunian Layak dan Akses Kesehatan Warga
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kodim 1412/Kolaka memperbaiki enam rumah warga di Kecamatan Baula....
News23 Agustus 2026 17:33
PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi
PT Bumi Karsa memperkuat transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia....
Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...
Ekonomi23 Agustus 2026 15:36
Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen
Minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap investasi di pasar modal menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Juni 2026, jumlah Single Investor Iden...