Logo Sulselsatu

Khawatir Jadwal Imunisasi Anak di Tengah Corona, Ini Rekomendasi IDAI

Asrul
Asrul

Senin, 30 Maret 2020 20:50

Ilustrasi. (Ist)
Ilustrasi. (Ist)

SULSELSATU.com – Ikatan Dokter Anak Indonsia (IDAI) memberikan rekomendasi jadwal imunisasi anak di tengah pandem corona tetap berjalan sesuai jadwal.

Menurut Ketua IDAI, DR dr Aman Bhakti Pulungan SpA(K), FAAP, FRCPI(Hon), seperti yang dilansir dari Kumparan.com, sebisa mungkin imunisasi anak tetap berjalan sesuai jadwal. Apalagi, jika itu adalah imunisasi pertamanya, maka tidak boleh ditunda.

“Kalau dia imunisasi pertama, jadi misalnya imunisasi pertama BCG atau imunisasi pertama campak umur 9 bulan atau MR, atau imunisasi DPT umur 2 bulan, itu jangan ditunda kalau yang pertama,” katanya

Baca Juga : PT Vale Tingkatkan Layanan Kesehatan Morowali Lewat Service Excellence Program

Namun, jika imunisasi tersebut bukanlah imunisasi yang pertama atau ulangan, dr Aman menjelaskan imunisasi boleh-boleh saja ditunda, selambat-lambatnya selama 2 minggu.

Meski begitu, mengingat darurat virus corona belum juga kunjung membaik, maka pada 27 Maret 2020, IDAI memperbaharui rekomendasi soal jadwal imunisasi anak, sebagai berikut ini.

1. imunisasi dasar penting bagi bayi dan anak sampai umur 18 bulan untuk melindungi dari berbagai penyakit berbahaya lain yang telah berjalan selama ini. Namun hingga kini, belum ada imunisasi untuk mencegah infeksi COVID-19.

Baca Juga : Operasi Lutut Robotik Pertama di Indonesia Timur Kini Hadir di Siloam Hospitals Makassar

2. Apabila banyak bayi dan balita yang tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap, kelak dapat terjadi berbagai penyakit lain yang akan mengakibatkan banyak anak sakit berat, cacat, atau meninggal.

3. Layanan imunisasi dasar harus tetap diberikan di Puskesmas, praktik pribadi dokter, atau rumah sakit sesuai jadwal

4. Program imunisasi PCV dan JE yang sedang berlangsung di beberapa provinsi tetap dilaksanakan sesuai jadwal pada wilayah dengan penularan luas COVID-19. Jika tidak memungkinkan, imunisasi dapat ditunda 1 bulan, namun segera diberikan bila situasi memungkinkan.

Baca Juga : Cegah Kekurangan Zat Besi pada Balita, Alfamidi Edukasi Orang Tua di Makassar

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News09 Agustus 2026 08:45
Siasat Licik APL, Premanisme Berkedok “Petani Lada” di Hutan Lindung Loeha Raya
Hukum dan wibawa negara di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Larona benar-benar dilecehkan....
Hukum08 Agustus 2026 23:56
Bupati Gowa Dikaitkan Tiga Kasus di Kepolisian, Satu Terancam Dijemput Paksa
SULSELSATU.com, GOWA– Bupati Gowa Husniah Talenrang dikaitkan tiga kasus hukum yang sedang berproses di Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Polr...
Politik08 Agustus 2026 18:53
Struktur Rampung, Ilham Ari Fauzi Serahkan SK 13 Ketua DPC PPP
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi, menyerahkan surat keputusan (SK) kepengurusan kepada 13 Dewan Pimpin...
News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...