Logo Sulselsatu

Bupati Barru Minta Warga ODP Tak Dikucilkan

Asrul
Asrul

Rabu, 01 April 2020 23:30

Suardi Saleh. (Sulselsatu/Asriadi Rijal)
Suardi Saleh. (Sulselsatu/Asriadi Rijal)

SULSELSATU.com, BARRU – Bupati Barru Suardi Saleh meminta kepada semua elemen masyarakat untuk tidak mengucilkan jika ada warga yang status Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Menurutnya, langkah jajarannya melakukan pemantauan terhadap beberapa warga, merupakan bagian antisipasi untuk menghindari penularan wabah Corona virus.

“Kalau ada yang ditetapkan status nya sebagai ODP itu bukan berarti akan positif (corona). Itu bagian dari langkah antisipasi. Misalnya ada warga yang baru tiba di Barru dari perantauan, terutama yang diketahui demam. Karena itu, tolong jangan dikucilkan. Termasuk yang sudah selesai melewati masa pemantauan,” kata Suardi Saleh saat memberikan pengarahan ke kepala desa, Selasa (31/03/2020).

Baca Juga : Jelang Laga Bupati Cup 2023, Ini Daftar Club yang Resmi Terdaftar

Suardi Saleh menambahkan, dalam penanganan Corona, dibutuhkan saling pengertian. Termasuk intens melakukan koordinasi jika ada sesuatu yang terjadi di setiap wilayah.

Ia menaruh harapan besar, agar kepala desa bisa terus menyosialisasikan kepada warga di wilayahnya masing-masing untuk sementara waktu menghindari berpergian atau keluar rumah.

“Tolong kalau tidak penting jangan keluar rumah. Kalau tidak mendesak jangan keluar rumah. Begitu pun selalu membiasakan pola hidup bersih,” tambahnya.

Baca Juga : Tehnical Meeting Bupati Cup 2023 Digelar, Ini Pesan Kadispora Barru

Sekadar diketahui, Pemkab Barru terus memassifkan penanganan corona. Terbaru yang dilakukan, yakni mengerahkan 8 armada pemadam kebakaran untuk melakukan penyemprotan disinfektan ke semua wilayah di Barru.

Khusus ODP yang jumlahnya sempat mencapai 74 orang, angkanya terus menurun. Hingga hari ini, sebagian besar sudah menjalani masa pemantauan dan isolasi mandiri, dan tidak ditemukan ada gejala terjangkit Corona.

Dari data di Posko dan Media Center Khusus Covid-19 Barru per 1 April, tercatat yang masih dalam pemantauan, yakni 28 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sejauh ini tidak ada penambahan. Termasuk belum ada ditemukan positif Corona.

Baca Juga : Dilalap Si Jago Merah, Aliansi Jurnalis Barru Bantu Kerabat Sesama Wartawan

Meski demikian, Pemkab dan Tim Gugus Tugas terus menghimbau kepada warga untuk terus menjaga kesehatan dan mencegah penularan wabah ini. Apalagi, masih terjadi peningkatan korban positif di Indonesia.

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News23 Agustus 2026 20:39
PT Vale dan Pemkab Kolaka Perbaiki 6 Rumah, Beri Hunian Layak dan Akses Kesehatan Warga
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kodim 1412/Kolaka memperbaiki enam rumah warga di Kecamatan Baula....
News23 Agustus 2026 17:33
PT Bumi Karsa Tingkatkan Kompetensi BIM untuk Dorong Transformasi Digital Konstruksi
PT Bumi Karsa memperkuat transformasi digital di sektor konstruksi melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia....
Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...
Ekonomi23 Agustus 2026 15:36
Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen
Minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap investasi di pasar modal menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Juni 2026, jumlah Single Investor Iden...