Logo Sulselsatu

Wagub dan Kepala Daerah se-Sulsel Bahas Dampak Sosial Ekonomi Akibat Covid-19

Asrul
Asrul

Jumat, 03 April 2020 23:59

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, kembali melakukan video conference bersama kepala daerah se-Sulsel, Jumat (03/04/2020).

Kali ini, membahas tentang dampak sosial dan ekonomi yang timbul akibat pandemi Covid-19. Dalam rapat tersebut, Wagub meminta laporan Kabupaten/Kota terkait penanganan Virus Corona (Covid-19) sepekan terakhir.

“Sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang harus kita amati bersama adalah evaluasi, pencegahan, dan persiapan yang harus dilakukan dalam menghadapi isu isu kedepan mengenai dampak sosial ekonomi masyarakat,” kata Andi Sudirman.

Baca Juga : Bahas Mitigasi Kebencanaan, Wabup Sinjai Temui Wagub Sulsel

Salah satu yang utama dalam pembahasan rapat tersebut, mengenai masyarakat yang terdampak kebijakan slowdown aktivitas ekonomi.Wagub juga menyampaikan perlunya sistematis data satu pintu dan terpusat, sehingga informasi data dampak Virus Corona (Covid-19) bisa terupdate dengan baik di website melalui satu jalur.

Tidak lupa ia mengingatkan kembali pentingnya self quarantine, seperti adanya TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang pulang dan diperkirakan akan masuk melalui Parepare. Serta pentingnya melaporkan perkembangan pasien yang sembuh dalam bentuk pemberitaan positif yang dapat menjadi semangat kepada masyarakat untuk bersama-sama melewati dampak wabah ini.

“Terkait TKI yang akan datang melalui pelabuhan dan bandara diperlukan pendataan dan diberikan edukasi agar menerapkan self quarantine (karantina diri), sehingga mereka tidak berkumpul bersama keluarga sebelum karantina mandiri,” lanjutnya.

Baca Juga : VIDEO: Wagub Sulsel Apresiasi Gerakan Bagi-bagi Masker Aice dan GP Ansor

Ia menekankan pula mengenai penanganan jaring pengaman sosial yang diharapkan dapat dilakukan oleh Kabupaten/Kota bekerja sama dengan melibatkan pihak rekanan, CSR, dan donatur, untuk membantu masyarakat yang terkena dampak kebijakan slow down aktivitas ekonomi.

Terakhir, Wagub menjelaskan bahwa pemerintah harus memiliki data base dan standar baku untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, dalam hal kebutuhan sehari-hari.

“Perlu Kabupaten/Kota mendata dengan baik kepada masyarakat terdampak, untuk kemudian diberikan bantuan,” tegasnya.

Baca Juga : Jelang Konferensi Wilayah, Pengurus IPM Sulsel Temui Wagub Andi Sudirman Sulaiman

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News02 November 2026 12:22
OJK Luncurkan PELITA Syariah, Libatkan Tokoh Agama Perluas Literasi Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Buku Panduan Literasi dan Referensi Dakwah Keuangan Syariah (PELITA Syariah) untuk memperluas edukasi keuanga...
Olahraga02 November 2026 11:55
The Lantis Tutup Fazzio Youth Festival 2026, Tiket Didonasikan ke YKAI
Konser grup musik The Lantis menjadi penutup rangkaian Fazzio Youth Festival 2026 di GOR Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sabtu (31/10/202...
Bisnis02 November 2026 09:30
PLN Dampingi Petani Kopi Batui, Penjualan Naik 326 Persen
Nilai penjualan kopi green bean Kelompok Tani Kopi Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, meningkat lebih dari empat kali lipat setelah mendapatka...
News02 November 2026 07:16
OJK Catat 27,23 Juta Rekening Baru Selama BIK 2026
Rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 mencatat pembukaan 27,23 juta rekening dan akun produk jasa keuangan sepanjang Oktober 2026...