Logo Sulselsatu

Cerita Tim Medis RSUD Barru Berhasil Tangani Pasien PDP Corona

Asrul
Asrul

Selasa, 14 April 2020 21:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU – Satu pasien PDP Covid-19 dirawat di ruang Isolasi RSUD Barru dinyatakan sembuh dan non reaktif (negatif).

Direktur RSUD Barru dr Nikmawaty mengatakan selama dua minggu merawat pasien PDP, tim medis yang menjadi gugus terdepan menangani sempat was-was karena begitu banyak ketakutan dan keraguan.

Bagaimana tidak, begitu banyak jumlah pasien positif yang gampang menularkan virusnya tanpa disadari, bahkan disejumlah tayangan televisi seluruh pemberitaan telah memperlihatkan jumlah tim medis yang tidak sedikit menderita Covid-19, ini tidak muda untuk mereka,

Baca Juga : Jelang Laga Bupati Cup 2023, Ini Daftar Club yang Resmi Terdaftar

“Saya rasa itu hal yang wajar karena ini pertama kali merawat pasien PDP walaupun akhirnya ternyata hasilnya negatif corona. Tapi selama dua minggu ada banyak pengalaman. Secara sarana prasana itu memang kita dari awal sudah siap termasuk pengadaan APD,” kata Nikma saat bercerita pengalaman tim medis merawat pasien PDP di Posko Media Center, Selasa (14/4/2020).

Nikma mengaku sempat memberikan support dan sesama tim medislah yang membuat kesemuannya memberanikan diri dalam menangani pasien PDP.

“Kita semua saling mendukung atas apa yang dihadapi bersama, ya tentu ini bisa buat lebih berani,” ujarnya

Baca Juga : Tehnical Meeting Bupati Cup 2023 Digelar, Ini Pesan Kadispora Barru

Tidak hanya pada tim medis, Nikma pun harus menemukan ide agar pasien PDP tidak mengalami kebosanan pada saat perawatan dan di isolasi.

Namun, pasien tetap merasa bosan setelah berhari hari dalam perawatan, ini situasi tersulit yang harus kami lewati pasien PDP sempat meminta pulang ketika sudah tidak lagi dipasangi bantuan oksigen.

“Saat kondisinya makin membaik pasien ini sudah ingin minta pulang, tapikan kita tetap harus menunggu hasil swab ulangnya,”

Baca Juga : Dilalap Si Jago Merah, Aliansi Jurnalis Barru Bantu Kerabat Sesama Wartawan

Ia mengatakan, tim medis di RSUD Barru bahkan melakukan penjagaan ketat agar paisen tidam melarikan diri dari ruangannya, bahkan beberapa kali ia mengaku timnya mengajak PDP bercerita untuk menghilangkan kejenuhan,

“Kadang petugas kita berjaga jangan sampai seperti kasus yang ada kalau pasien melarikan diri, tentu ini pengalaman luar biasa bagi rekan kami,” ujarnya.

Setelah pasien PDP dinyatakan Negatif, Nikmawaty berharal agar masyarakat mampu menghilangkan stigma pasien corona, karena hal tersebut justru membuat individu lebih terpuruk

Baca Juga : Jalan Sehat BUMN Libatkan UMKM Lokal Barru Binaan Bank Mandiri

“Perlu kami tekankan jika pasien ini bukan pasien covid hanya mirip dengan gejala covid terlebih hasil swabnya sudah dikatakan negatif,” tutupnya.

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional23 Agustus 2026 15:51
Bantu Korban Gempa NTT, BRI Siapkan 3 Posko dan Dapur Umum
BRI memperkuat penanganan pascabencana gempa bumi di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan membangun tiga posko logistik dan satu ...
Ekonomi23 Agustus 2026 15:36
Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen
Minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap investasi di pasar modal menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Juni 2026, jumlah Single Investor Iden...
Video22 Agustus 2026 21:31
VIDEO: Rumah Terduga Pelaku Pembunuhan di Enrekang Dirusak Massa
SULSELSATU.com — Rumah terduga pelaku pembunuhan di Kecamatan Anggeraja, Enrekang, dirusak massa, Jumat (21/8) malam. Massa membongkar rumah yang sa...
News22 Agustus 2026 20:45
Grup Astra Makassar Salurkan 400 Dus Indomie untuk Korban Gempa NTT
Grup Astra Makassar menyalurkan bantuan berupa 400 dus Indomie bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT)....