Logo Sulselsatu

Dua Santri di Barru Reaktif Rapid Test, Kini Berstatus PDP di RSUD

Asrul
Asrul

Sabtu, 02 Mei 2020 23:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, BARRU – Dua remaja yang dinyatakan reaktif di hasil pemeriksaan rapid test, statusnya masih Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Barru.

Remaja yang tercatat sebagai santri di Pondok Pesantren di Jawa, sejak kemarin sudah ditangani oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 Barru dengan membawa dan menempatkan di ruang isolasi di RSUD.

“Saat ini, keduanya sudah periksa di RSUD, dan sampelnya telah dikirim ke laboratorium kesehatan di Makassar untuk mengetahui hasil swabnya. Kita berdoa, mudah-mudahan negatif,” kata Ketua Tim Gugus Tugas Barru, Suardi Saleh, saat memberikan keterangan pers di Media Center Khusus Covid-19, Sabtu (2/5/2020).

Baca Juga : Jelang Laga Bupati Cup 2023, Ini Daftar Club yang Resmi Terdaftar

Dia mengurai, dua santri tersebut empat kali menjalani pemeriksaan rapid test. Pertama di pesantrennya, dan kedua saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin. Hasilnya sama, yakni negatif. Namun 14 hari setelah itu, pihaknya melakukan rapid test lagi. Tapi kali ini, hasilnya dinyatakan reaktif positif.

Pasca-ada hasil rapid test terakhir, pihaknya langsung melakukan tindakan cepat. Memberi pemahaman ke masing-masing orangtuanya, agar bersedia anaknya di bawa ke RSUD untuk menjalani isolasi, sekaligus pemeriksaan Swab PCR guna mengetahui apakah terjangkit Corona atau tidak.

“Rapid test juga telah dilakukan terhadap keluarga kedua anak kita ini. Jumlahnya ada 6 orang di Batupute dan 4 orang di Palanro. Tim juga sudah melakukan penyemprotan desinfektan ke rumah keluarganya dan beberapa tempat yang ditelusuri,” papar Suardi Saleh yang didampingi Sekda Barru, Abustan, Jubir Khusus Covid-19, dr Amis, dan tim gugus tugas lainnya.

Baca Juga : Tehnical Meeting Bupati Cup 2023 Digelar, Ini Pesan Kadispora Barru

Sehari sebelumnya, Suardi Saleh meminta kepada masyarakat untuk tidak panik mengenai hasil rapid test tersebut. Sebab untuk menentukan seseorang positif atau terjangkit Corona, yakni berdasar hasil swab.

Rapid test yang dilakukan jajarannya, termasuk untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) dalam waktu dekat, merupakan penyaringan awal atau deteksi dini. Bila ada yang reaktif, langsung dilakukan tindakan dengan membawa ke RSUD, dan harus menjalani pemeriksaan swab.

Sementara itu, up date terbaru penanganan Covid-19 di Barru, hingga hari ini, total kumulatif OTG semakin berkurang. Jumlahnya sisa 560 orang. Begitu pun ODP, sisa 4 yang menjalani masa isolasi mandiri. Dan PDP tercatat dua orang, yakni dua santri yang reaktif di rapid test.

Baca Juga : Dilalap Si Jago Merah, Aliansi Jurnalis Barru Bantu Kerabat Sesama Wartawan

Penulis: Asriadi Rijal
Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama04 Mei 2026 13:14
34 Ribu Anak di Makassar Tercatat Tidak Sekolah
‎SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemen Dikdasmen) mencatat sebanyak 34.371 anak di Kota Makassar tidak b...
News04 Mei 2026 13:02
PLN Terima KKPR PLTA Pokko, Perkuat Kepastian Hukum Proyek Energi Hijau di Sulawesi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi resmi menerima dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) untuk proyek Pembangkit Lis...
News04 Mei 2026 12:49
PLN UIP Sulawesi dan Pemprov Sulteng Perkuat Sinergi Percepatan Infrastruktur Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kolaborasi strategis dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam percepatan pem...
Politik04 Mei 2026 06:35
Idrus Marham Kaget Respon Amien Rais Soal Prabowo Padahal Pernah Satu Koalisi
SULSELSATU.com, JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua Koalisi Merah Putih (KMP) 2014, Idrus Marham, menyoroti pernyataan Amien Ra...