Logo Sulselsatu

VIDEO: Ingin Tengok Kebun dan Urus Keluarga, Pasien PDP di Lombok Kabur dari Karantina

Andi
Andi

Sabtu, 02 Mei 2020 12:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com – Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 diseret-seret petugas Jaring Pengaman Sosial (JPS) Pemprov NTB.

Dalam video terlihat perempuan berjilbab tersebut tampak bersikukuh tidak mau diisolasi sehingga petugas setengah menyeretnya.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @instalombok_, Jumat (1/4/2020).

Baca Juga : Jadi Perusahaan Pembayar Pajak Terbesar, BRI Diapresiasi Oleh Negara

Pada caption video diketahui bahwa isolasi paksa tersebut terjadi di Labuan Lombok, Lombok Timur.

Perempuan tersebut dikabarkan jenuh berada di tempat isolasi dan ingin menengok kebunnya yang tidak terurus serta ingin memenuhi kebutuhan keluarganya.

Video Editor: Andi Hermanto
Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...