SULSELSATU.com, JENEPONTO – Tim Gugus Tugas Kabupaten Jeneponto dikabarkan di hadang oleh salah satu warga di Kecamatan Bangkala, Selasa (16/6/2020) sore.
Kabar pengadangannya pun viral di jejaring media sosial group WhatsApp di Jeneponto berbentuk video berdurasi 45 detik.
Dalam video tersebut, nampak salah seorang warga Inisial M sambil membawa benda yang diduga senjata tajam (Sajam) berupa parang, berteriak untuk menolak tim gugus tugas Jeneponto dalam hal ini petugas medis dari Tim reaksi cepat (TGC) Dinas Kesehatan untuk masuk di wilayah melakukan tracking pencegahan Covid-19.
Baca Juga : Lomba Pacuan Kuda HUT Jeneponto Siap Hidupkan UMKM dan Budaya Lokal
Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Jeneponto, Letkol Inf Irfan Amir membenarkan adanya kasus penghadangan terhadap tim gugus tugas yang ingin melaksanakan tugasnya.
“Info yang beredar (pelaku) pakai sajam,” ujar Irfan Amir kepada Sulselsatu.com, Rabu (17/6/2020).
Irfan menjelaskan, kasus pengadangan terjadi sekitar pukul 16.00 Wita, Selasa kemarin di salah satu Kelurahan di Kecamatan Bangkala.
Baca Juga : VIDEO: Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Minta Maaf atas Kekecewaan Keluarga Pasien
Saat itu, Gugus Tugas Tim TGC Dinas Kesehatan Jeneponto kata Irfan, ingin melakukan pemeriksaan Swab terhadap keluarga seorang pasien yang diduga positif virus inisial (RE).
“Namun pihak orang tua RE inisial MO menolak diambil sampelnya untuk pemeriksan Swab dengan melakukan pengancaman namun pelaku sudah diamankan ke Polsek Bangkala,” ungkap Irfan.
Sementara Plt Kadis Kesehatan Jeneponto, Susanti mengatakan, kasus ini telah dilaporkan oleh Pihak Puskemas Bangkala.
Baca Juga : VIDEO: Sudah Lamaran Namun Batal Bawa Uang Panai’ Rp100 juta, Massa Rusak Rumah Warga di Jeneponto
“Sudah ada laporan TGC Puskesmas ke Polsek Bangkala,” katanya.
Hanya saja, Susanti membantah jika kabar tim gugus Tugas yang beredar dihadang oleh Pelaku membawa parang adalah tidak benar.
“Bukan dihadang tetapi ada penolakan dari salah satu warga. Bukan juga menggunakan parang tetapi kayu panjang, ini terkait kesalahpahaman karna berita-berita di medsos,” ujarnya.
Baca Juga : VIDEO: Dua Pelaku Pencurian Kuda di Jeneponto Berhasil Diringkus Polisi
Penulis: Dedi
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar