Logo Sulselsatu

Seorang Bocah di Pinrang Jadi Korban Keberingasan Sang Ibu Tiri

Asrul
Asrul

Rabu, 17 Juni 2020 15:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PINRANG – Satreskrim Polres Pinrang amankan Sarnima (27) seorang ibu rumah tangga lantaran melakukan penganiayaan yang mengakibatkan anaknya inisial MT (4) meninggal dunia. Kejadian tersebut kamis 16 juni 2020, di Kelurahan Marawi, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang.

Dari keterangan pihak kepolisian, penganiayaan yang dilakukan pelaku tersebut bermotif jengkel terhadap korban tak lain merupakan anak tiri pelaku.

“Awalnya pelaku menyuruh korban untuk menaruh piring, namun korban hanya diam dan menangis ditempat,” ungkap Abd Muis Pandrita, Kanit PPA Reskrim Polres Pinrang, Rabu (17/6/2020)

Baca Juga : Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan

Lanjutnya, setelah itu pelaku merasa jengkel terhadap korban kemudian pelaku mendorong korban hingga terjatuh ke lantai.

“Disitulah pelaku menginjak injak korban sampai tiga kali, kemudian ambil lagi pulpen di laci dan menusukkan ke dada korban sebanyak dua kali hingga korban mengeluarkan dari dari mulutnya,” terangnya

“Pelaku panik dan melarikan korban ke bidan hingga nyawa korban tak terselamatkan lagi” lanjutnya

Baca Juga : Geng Motor Diduga Bawa Airsoft Gun Serang Warung Warga di Makassar

Sarnima, pelaku penganiayaan tersebut dalam pengakuannya, menuturkan bahwa kejadian tersebut dilakukan karena dirinya merasa jengkel terhadap suaminya, dimana anak pelaku merasa dibedakan dengan suaminya.

“Jengkel saja karena anak kandung saya dibedakan dengan anak yang meninggal (anak tiri), sejak anak saya dipulanhkan ke bapaknya oleh suami saya,” jelas Sarnima (ibu tiri korban).

Sekedar diketahui pelaku Sarnima merupakan istri pertama dari Herman, ayah korban yang cerai tanpa anak .Terduga Pelaku Sarnima Kemudian menikah dengan laki laki lain, begitu pula dengan Herman ayah korban menikah dengan perempuan lain.

Baca Juga : Berulah Lagi, Geng Motor Keroyok Remaja Lagi Nongkrong di Pantai Losari Makassar

Sarnima di karuniai 2 orang anak dari suami keduanya, sedang Herman dikaruniai seorang anak (korban) dari istri keduanya. Namun dalam perjalanan rumah tangga mereka, Sarnima cerai dengan suaminya yang telah memberikan dua orang anak, begitu juga Herman dengan istri keduanya.

Setahun belakang Herman dan Sarnima kembali bertemu dan menikah secara siri, dan hidup bersama dengan anak anak mereka dari suami dan istri sebelumnya

Atas perbuatan terduga pelaku, polisi menjerat ibu tiri itu dengan Pasal 80 ayat 3 dan pasal 76 huruf C undang undang nomor 3 Tahun 2014 serta Pasal 338 Kitab undang Undang Hukum Pidana dengan ancaman 15 tahun kurungan.

Baca Juga : Gasak Emas dan Uang Tunai Majikan, ART di Makassar Rugikan Korban Rp700 Juta

Penulis: Hasrul

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...