Logo Sulselsatu

Menkes Beri Santunan Keluarga Nakes yang Gugur dalam Tugas Covid-19

Asrul
Asrul

Rabu, 08 Juli 2020 22:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAROS – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memberikan penghargaan dan santunan kematian kepada tenaga kesehatan di Sulsel yang gugur dalam menangani kasus Covid-19.

Penyerahan penghargaan dan santunan dilakukan di Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Rabu (8/7/2020).

Rombongan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putrato datang bersama rombongan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bertolak dari Papuan Irian Jaya menggunakan pesawat milik TNI Angakatan Udara, pada pukul 17.30 Wita di Pangkalan Udara Sultan Hasanuddin.

Baca Juga : Menkes Terawan Imbau Pakai Masker Saat Pencoblosan Pilkada 2020 Besok

Terawan yang didampingi oleh Kepala Gugus Tugas Covid-19 Nasional Doni Monardo mengatakan, pemberian penghargaan dan santuan ini merupakan apresiasi dari pemerintah pusat kepada mereka yang telah mengabdikan jiwa dan raganya dalam menjalankan tugas sebagai garda terdepan penanganan Covid-19.

Terawan menjelaskan, beberapa nama dokter dan perawat yang mendapatkan perhargaan tersebut diantaranya yakni, Bernadethe Albertina Fancincius yang bertugas di RS Bhayangkara, Herry Demokrasi Nawing, bertugas di RSUP Wahidin Sudiro Husodo, Teodorus Singara bertugas di RS Dadi, Umar perawat di RS Nene Malomo, Saidi, Kepala Puskesmas Tonrorita.

“Sungguh rasa duka dan kehilangan dari kami atas wafatnya kelima petugas kesehatan yang merupakan dokter ahli dan tenaga kesehatan. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Terawan dalam sambutannya.

Baca Juga : Terawan Ikut Rapat Bahas Penanganan Pandemi Bersama DPD RI

Dia melanjutkan, selain memberikan santunan untuk para pahlawan kesehatan ini, Kemenkes juga memberikan tanda penghargaan kepada kelima nakes tersebut, karena dedikasi dan pengorbanannya yang luar biasa dalam menangani Covid-19.

“Saya mewakili pemerintah menyampaikan terima kasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan yang bekerja keras. Negara tidak akan lupa akan jasa-jasa yang telah diberikan oleh para pahlawan ini,” tambahnya.

Pemberian penghargaan dan santunan bagi tenaga kesehatan yang gugur saat bertugas ini diwakili oleh keluarga almarhum. Adapun jumlah santunan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp 300 juta.

Baca Juga : Menkes Terawan Terbitkan SE Protokol Kesehatan di Sektor Jasa dan Perdagangan

Sementara itu, salah satu istri tenaga kesehatan yang mendapatkan santunan, Samsina mengaku sulit untuk menerimanya. Dia berada di posisi antara sedih karena harus rela kehilangan suaminya dan senang karena perjuangan suaminya sebagai tenaga kesehatan di Kabupaten Gowa tidaklah sia-sia karena mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan.

Penulis: Indra Sadli Pratama

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...