Logo Sulselsatu

Tahun Ajaran Baru di Parepare Terapkan Sistem PbJJ

Asrul
Asrul

Selasa, 14 Juli 2020 11:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Tahun ajaran baru di Kota Parepare menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PbJJ) atau daring bagi anak didik. Kebijakan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) ini mempertimbangkan kondisi Parepare yang masih berada dalam zona berisiko tinggi atau merah penyebaran Covid-19.

Wali Kota sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare, HM Taufan Pawe menekankan, protokol kesehatan wajib diterapkan di Parepare.

“Parepare masih berada di zona berisiko tinggi atau zona merah, sehingga penegakan protokol kesehatan adalah hal mutlak. Siswa belajar di rumah masa pandemi Corona adalah upaya penegakan protokol kesehatan dan memutus mata rantai Covid-19,” tegas Taufan Pawe.

Baca Juga : VIDEO: Kebakaran Lahan Kosong di Belakang Kantor Dispora Parepare

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, Arifuddin Idris mengemukakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama 3 menteri lainnya telah mengeluarkan panduan bersama bahwa, sekolah yang boleh melaksanakan proses pembelajaran tatap muka adalah daerah yang zona hijau.

“Tentu dengan kondisi sekarang yang berbeda tidak seperti di saat kondisi normal. Sekarang kita ketahui bahwa siswa yang mengikuti tahun pembelajaran baru ini ada dua. Ada siswa lama yang merupakan siswa naik kelas, dan juga siswa baru. Kami sudah sampaikan ke sekolah bahwa ada panduan bersama yang dikeluarkan oleh 4 menteri, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, dan Mendikbud, yaitu Parepare sendiri belum masuk zona hijau. Artinya kita tetap melakukan proses pembelajaran secara daring,” ungkap Arifuddin.

Namun, kata dia, selama proses pembelajaran secara daring (dalam jaringan) atau online, beberapa perubahan yang dilakukan Disdikbud Parepare. Di antaranya mewajibkan para wali kelas ataupun guru-guru untuk melaksanakan aturan-aturan sekolah.

Baca Juga : Tiba di Parepare, Pj Gubernur Sulsel Tebar Benih Udang Vaname dan Tanam Pisang Cavendish

“Walaupun kita lakukan proses belajar mengajar secara daring, memang beberapa perubahan yang kami lakukan. Bahwa terkait dengan guru ataupun wali kelas, tetap diwajibkan ke sekolah dua kali seminggu untuk melaksanakan aturan sekolah dan tetap mengikuti protap-protap kesehatan. Seperti melakukan Jumat Bersih. Karena kami juga khawatir kalau warga sekolah guru dan staf tidak pernah ke sekolah akan menjadikan lingkungan sekolah tidak bersih,” tandas Arifuddin.

Penulis: Andi Fardi

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...
News03 Mei 2026 15:45
MDA Gandeng Anak Muda Kembangkan SDM Berkualitas Generasi Emas Matappa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) menggandeng kalangan pemuda, mahasiswa, dan akademisi melalui forum bertajuk Sinergi Strategis: Membangun Generasi Emas Mat...