SULSELSATU.com, SINJAI – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Perkebunan Sinjai batal membentuk Badan Usaha Milik Petani (BUMP) imbas refocussing anggaran Covid-19.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortukultura dan Perkebunan Sinjai, Marwatiah mengatakan, pihaknya sebelumnya manargetkan seluruh desa maupun kelurahan memiliki BUMP sebagai wadah bagi petani dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan.
“Hingga saat ini sudah terbentuk sebanyak 20 BUMP yang tersebar di tingkat kecamatan,” kata Halawatiah, Rabu (15/7/2020).
Pembentukan BUMP di setiap desa dan kelurahan merupakan salah satu program unggulan bupati dan wakil bupati sehingga ditargetkan pembentukan 20 BUMP per tahun.
“Di tahun 2019 lalu sebanyak 20 BUMP yang telah dibentuk, sedangkan untuk tahun ini awalnya kembali akan dibentuk sebanyak 20 BUMP namun alokasi anggarannya mengalami refocussing akibat Covid-19, sehingga tahun ini ditiadakan,” katanya.
“Meski tahun ini gagal kita bentuk, namun tahun depan kembali akan kita bentu sehingga target sebanyak 80 BUMP tercapai,” katanya.
Penulis: Andi Irfan Arjuna
Editor: Hendra Wijaya
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar