Logo Sulselsatu

Untuk Perjalanan Tertentu, Pemkot Parepare Gratiskan Rapid Test

Asrul
Asrul

Sabtu, 18 Juli 2020 13:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, PAREPARE – Menindaklanjuti adanya peraturan Wali Kota Makassar, terkait warga yang hendak keluar dan masuk Makassar harus memperlihatkan Surat Keterangan Bebas dari Virus Corona atau Covid-19, sesuai dengan hasil pemeriksaan rapid test baik di rumah sakit, klinik, atau tenaga kesehatan lainnya yang menyediakan perizinan tersebut.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe menuturkan, dengan adanya kebijakan tersebut, maka kemudian pihaknya mengaku perlu kemudian untuk memberikan kebijakan Kepada masyarakat Kota Parepare, untuk memudahkan layanan pembuatan suket rapid test ini, yang saat ini dipatok maksimal harganya mencapai Rp100 ribu oleh Kementerian Kesehatan RI.

Taufan menuturkan, jika pihaknya memberikan kebijakan kepada para pelajar, mahasiswa yang ingin mengambil suket rapid test secara gratis di RSUD Andi Makkasau, karena hal yang mendesak atau ingin kembali melakukan pembelajaran sekolah di luar Kota Parepare, dilakukan tanpa pungutan biaya.

Baca Juga : Taufan Pawe Gelar Pasar Murah di Bacukiki, 5 Ribu Paket Disiapkan untuk Warga Parepare

“Untuk mahasiswa, pelajar atau pendaftar yang hendak kuliah kita sementara membuka layanan rapid test gratis dan memberikan suket untuk perjalanan keluar kota secara gratis. Hal itu agar tidak membebani warga yang hendak melakukan perjalanan karena persoalan pendidikan,” katanya.

Taufan menuturkan, jika untuk kebutuhan lainnya, misalnya karena hanya ingin jalan-jalan atau pekerjaan bisnis, atau kebutuhan bisnis, atau aktivitas warga lainnya, pihaknya baru akan melakukan pengkajian melihat standar urgensi dari keterangan tersebut.

“Kita sampai saat ini belum ada peraturan daerah, ataupun peraturan wali kota terkait kebijakan tersebut, karena kita khawatirkan jangan sampai ini justru dimanfaatkan beberapa pihak untuk mengambil keuntungan, padahal kita mau rapid test gratis ini tepat sasaran, dan dipergunakan warga Parepare yang memang karena kondisi yang mendesak,” ujarnya.

Baca Juga : Taufan Pawe Optimistis IKN Siap Jadi Ibu Kota Politik pada 2028

Ia menambahkan, untuk rapid test gratis juga selama ini berlangsung di RSUD Andi Makkasau, bagi warga yang dinyatakan pernah kontak atau keluarga dari pasien terkonfirmasi, dalam rangka melakukan tracking atau tracing dalam penanganan virus tersebut.

Penulis: Andi Fardi

Editor: Kink Kusuma Rein

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...