Logo Sulselsatu

Bekali Mahasiswa Sertifikasi CGRN, UPA Jamin Lulusan Perawatnya Siap Kerja

Asrul
Asrul

Rabu, 26 Agustus 2020 22:25

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR– Universitas Patri Artha (UPA) kembali membuat terobosan baru, kali ini uji kompetensi perawat dengan predikat Certified Generic Register Nurse (CGRN) dibuka di kampus itu pada Rabu (26/8/2020).

Rektor UPA Bastian Lubis mengatakan, perawat dengan sertifikasi CGRN tersebut merupakan kampus yang pertama kali di Indonesia. Sehingga, kemampuan dan kompetensi jebolan dijamin kompeten. Selain itu, lulusan dengan sertifikat CGRN telah dijamin siap kerja.

“Mereka ini bisa membuka praktik sendiri, dijamin sudah siap kerja, kalau tidak bisa kita tarik kembali, setelah semester 3 saja kita lawan sarjana karena setiap hari itu latihan terus,” kata Bastian.

Baca Juga : Rektor UPA Makassar Dukung Pengesahan UU Omnibus Law Ciptaker

Bastian mengatakan uji kelulusan tenaga perawat yang ingin mendapatkan predikat CGRN ini butuh proses seleksi yang ketat. Mereka yang tidak bisa bertahan dinyatakan gagal.

Memang sebelumnya telah dilakukan hal ini. Hanya saja dari semua yang ikut tidak ada satupunya yang dinyatakan lulus. Sementara untuk saat ini ada sekitar 18 peserta yang dinyatakan lulus.

“Certified Generic Register Nurse (CGRN) ini sangat ketat tahun lalu nda ada yang lulus, ini tidak main-main negara yang buat. Kali ini ada 18 yang ikut. Sebelumnya ada juga tapi gak ada yang kompeten. Kalau nda kompeten dia keluar. Ini khusus perawat,” ujarnya.

Baca Juga : Bekali Aksesor dengan Neurosains Terapan, BAN SM Gandeng UPA Makassar

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel Ichsan Mustari menyebut sertifikasi CGRN yang diterapkan UPA sangat membantu dalam peningkatan SDM khususnya tenaga perawat.

“Nah sertifikat ini saya lihat baik sekali dalam rangka menguatkan keterampilan tenaga medis. Memang di tenaga medis itu spesifikasi memang keterampilan yang perlu dikuasai. Ini kita butuhkan dan untuk menilai, Alhamdulillah kita lihat tadi mereka betul-betul didorong keterampilan nya untuk jalankan profesi perawat,” kata Ketua IDI Sulsel tersebut.

Menurutnya, pemerintah harus hadir mendorong profesionalisme perawat saat ini. Seperti yang dilakukan UPA dengan sertifikasi CGRN tersebut.

Baca Juga : Universitas Patria Artha Kembangkan Kurikulum Blok di Jurusan Kesehatan dan Teknik

“Ini kita mau dorong kedepannya bagaimana profesional perawat ini lebih dikuatkan. Saya kira memang semua fasilitas kesehatan, bahkan klinik karena kita tau, tantangan kedepannya,” pungkasnya.

Penulis: Jahir Majid

Editor: Hendra Wijaya

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan03 Februari 2026 19:40
Forum Perangkat Daerah Kominfo Makassar Bahas Digitalisasi dan Integrasi Layanan Publik
SULSELSATU.com MAKASSAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah untuk membahas penguatan digital...
Makassar03 Februari 2026 19:38
Walikota Appi Serukan Percepatan Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran ke Masyarakat
SULSELSATU.com JAKARTA – Pemerintah Kota Makassar, akan terus meningkatkan efisiensi proses penyaluran bantuan sosial, melalui pemanfaatan tekno...
News03 Februari 2026 17:09
Program Leadership Enhancement, SPJM Matangkan Kompetensi untuk Keunggulan Layanan dan Bisnis
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services...
Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...