Logo Sulselsatu

China Usir Kapal Perang AS yang Terobos Laut China Selatan

Asrul
Asrul

Jumat, 28 Agustus 2020 21:26

Ilustrasi kapal perang Amerika Serikat. (int)
Ilustrasi kapal perang Amerika Serikat. (int)

JAKARTA – Situasi di Laut China selatan kian memanas. Terakhir, China mengusir kapal perang milik Amerika Serikat (AS) yang menerobos perairan Negeri Tirai Bambu.

Komando Teater Selatan People Liberation Army (PLA) telah mengirim angkatan laut dan udara untuk mengusir kapal Angkatan Laut AS itu.

“China memiliki kedaulatan yang tak terbantahkan atas pulau-pulau di Laut China Selatan dan perairan yang berdekatan di wilayah tersebut. Pasukan komando selalu siaga tinggi untuk secara tegas melindungi kedaulatan nasional dan menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah Laut China Selatan,” kata Juru bicara PLA Kolonel Senior Li Huamin, Jumat (28/7/2020) dilansir South China Morning Post.

Baca Juga : China Berhasil Tanam CHip di Otak Manusia, Orang Lumpuh Bisa Kembali Bergerak

Sementara Armada Pasifik AS mengatakan USS Mustin (DDG-89) berlayar ke sekitar Kepulauan Paracel pada hari Kamis.

Dalam pernyataan itu dijelaskan bahwa pelayaran dilakukan untuk melawan klaim maritim yang berlebihan dan memperkuat hukum laut di perairan internasional.

Sebelumnya China juga menyebut AS masuk ke wilayahnya yang terlarang. Di mana saat itu militer China tengah melakukan latihan perang.

Baca Juga : Orang Mati Bisa Jadi Hidup di Tangan Perusahaan Super Brain Asal China

Sebagai catatan, China belakangan telah melakukan latihan militer hampir secara bersamaan di empat wilayah laut. Latihan berlangsung di timur provinsi pulau selatan Hainan, yang telah dibatasi untuk akses non-militer dari Senin hingga Sabtu.

Para ahli melihat itu sebagai tanda kesiapan untuk menghadapi konfrontasi yang dilakukan AS dan Taiwan.

Pada saat yang sama, AS juga telah meningkatkan kehadiran militernya dengan mengadakan latihan bersama Jepang dan Korea Selatan dalam dua pekan terakhir.

Baca Juga : Penelitian di China Sebut AI Dapat Prediksi Gempa Bumi dengan Akurasi 70 Persen

Laut China Selatan menjadi perairan rawan konflik terutama setelah China mengklaim sepihak sebagian besar wilayah perairan itu. Klaim historis Beijing itu bertabrakan dengan wilayah kedaulatan sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei, bahkan hingga Taiwan.

Meski tak memiliki sengketa wilayah di LCS, AS terus menentang klaim historis China di perairan kaya sumber daya yang dianggap Negeri Paman Sam sebagai wilayah internasional yang sah dilewati oleh siapa saja.

Editor: Hendra Wijaya

Baca Juga : VIDEO: Cinta Tak Mengenal Batas Negara, Pria Asal Belopa Resmi Nikahi Wanita Asal China

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....