Logo Sulselsatu

Tahun Baru Islam, Ustads Jafaruddin Ajak Masyarakat Gowa Bermuhasabah

Asrul
Asrul

Jumat, 28 Agustus 2020 16:20

Pencerahan kalbu pada program Jumat Ibadah Pemkab Gowa digelar via virtual. (ist)
Pencerahan kalbu pada program Jumat Ibadah Pemkab Gowa digelar via virtual. (ist)

SULSELSATU.com, GOWA – Ustaz Jafaruddin mengajak masyarakat Kabupaten Gowa untuk bermuhasabah atau intropeksi diri pada momentum Tahun Baru Islam yang akan memasuki 10 Muharram ini.

Hal itu diungkapkan saat membawakan tausiah pada Pencerahan Kalbu Jumat Ibadah yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Gowa melalui virtual zoom, Jumat (28/8/2020).

“Tidak terasa kita sudah beralih dan berganti waktu dari 1441 Hijriah ke 1442 Hijriah. Momentum perjalanan waktu dalam Al Quran merupakan tanda kebesaran Allah SWT sehingga kita tidak boleh membiarkan waktu berlalu begitu saja tetapi bagaimana memaksimalkan waktu yang Allah berikan dengan bermuhasabah,” kata Jafaruddin.

Baca Juga : Pemkab Gowa dan BSI Hadirkan Rumah Layak Huni Bagi Keluarga Miskin Ekstrem

Dia mengatakan, ada tiga aspek evaluasi untuk bermuhasabah yakni pertama bermuhasabah sebelum melakukan amalan itu yaitu perlu ada pertimbangan apakah tidak syariat Islam.

“Tujuan aspek pertama ini bagaimana kita mempertimbangkan apakah mendatangkan kebaikan atau keburukan, jika bermanfaat maka segera dilakukan jika tidak tinggalkan,” katanya.

Selain itu, aspek kedua bermuhasabah ketika melakukan perbuatan itu. Aspek ini menginginkan umat agar berhati-hati dalam melakukan perbuatan itu artinya tidak keluar dari konteks yang diinginkan sebelum melakukan perbuatan tersebut.

Baca Juga : Pemkab Gowa Kolaborasi Lintas Sektor Bedah Ratusan Rumah Keluarga Miskin Ekstrem

Sementara aspek ketiga yaitu setelah melakukan perbuatan itu, yakni apakah sudah sesuai dengan yang direncanakan jika masih ada kekurangan maka jadika sebagaj pelajaran di masa yang akan datang.

Ia berharap momentum tahun baru Islam ini masyarakat bisa lebih menghargai waktu dengan bermuhasabah, karena barang siapa yang menyiakan waktu maka dia telah menyia-nyiakan suatu kehidupan.

Pencerahan Kalbu Jumat Ibadah ini turut diikuti Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni dan ratusan partisipan dari jajaran ASN lingkup Pemkab Gowa dari SKPD, kecamatan, lurah/desa serta masyarakat Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Perumda AM Tirta Jeneberang Setor Dividen Rp3,49 Miliar ke Pemkab Gowa

Editor: Hendra Wijaya

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...