SULSELSATU.com, JENEPONTO – Pasca Kebakaran yang menghanguskan seluruh isi Pasar Tradisional Karisa di Jalan Pahlawan, Kamis malam, (24/9/2020) mulai di selidiki oleh polisi penyebabnya terjadinya kebakaran.
Sebanyak 4 orang TIM Laboratorium Forensik (Labfor) dari Polda Sulsel dan Penyidik Sat Reskrim Polres Jeneponto mendatangi Pasar Karisa untuk melakukan olah tempat kejadian Perkara (TKP).
Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Jeneponto, Iptu Nasaruddin yang ditemui Sulselsatu.com, mengatakan, kedatangan tim labfor Polda Sulsel setelah pihaknya meminta bantuan untuk melakukan olah TKP.
Baca Juga : Upah PPPK Paruh Waktu di Bagian Umum Setda Jeneponto Jomplang Meski Jabatan Sama, Selisihnya Hingga Rp2 Juta
“Berdasarkan permintaan kami melalui via telfon, sebanyak 4 orang Tim Labfor Polda datang untuk membantu kami melakukan olah TKP pasar ini,” katanya, Jumat (25/9/2020).
Tujuannya dilakukan olah TKP kata Nasaruddin, untuk mencari tahu penyebab terjadinya kebakaran.
“Ini kami lakukan untuk mencari tahu, apakah murni kebakaran ataukah ada yang sengaja membakar,” katanya.
Baca Juga : Lomba Pacuan Kuda HUT Jeneponto Siap Hidupkan UMKM dan Budaya Lokal
Diberitakan sebelumnya, Kebakaran di Pasar Karisa terjadi sekitar pukul 22.00 WITA Kamis (24/9/2020), dan api berhasil dipadamkan pukul 3.15 WITA dini hari, Jumat (25/9/2020) oleh Pemadam Kebakaran milik Pemkab Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan Takalar.
Saat kebakaran, hadir membantu warga memadamkan api, Kapolres Jeneponto AKBP Yudha Kesit Dwijayanto Wabup Jeneponto, Paris Yaris, Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Gustiawan ferdianto dan Kabag Humas Pemkab Jeneponto, Mustaufiq.
Sementara Jumlah Kios yang ludes terbakar sebanyak 643 Kios termasuk 269 Lapak bagian dalam dan 33 Lapak bagian luar. Semuanya tinggal Puin Puin.
Baca Juga : VIDEO: Direktur RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Minta Maaf atas Kekecewaan Keluarga Pasien
Penulis: Dedi
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News






Komentar