Logo Sulselsatu

Pemkot Segera Angkat 211 Tenaga Honorer yang Lulus PPPK

Asrul
Asrul

Kamis, 15 Oktober 2020 10:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar akan segara mengangkat 211 tenaga honorer yang di nyatakan tes rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1 pada pekan lalu.

Sementara yang ikut Rekrutmen PPPK tahap I ini ialah sebanyak 280 tenaga honorer. Adapun 211 tenaga honorer yang lulus berasal dari jalur honorer K2 berusia di atas 35 tahun. Rinciannya ialah 155 guru honorer, 28 tenaga penyuluh pertanian berjumlah 28 orang, dan tenaga kesehatan yakni 28 orang.

“Iya sudah lama, Minggu lalu. Banyak yang gugur tapi dari Guru itu,” ungkap Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Makassar, Basri Rakhman.

Baca Juga : Bank Sampah hingga RT/RW Disiapkan, Pemkot Makassar Perkuat Gerakan Pilah Sampah

Untuk pengangkatan resmi, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Begitu juga dengan penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) mereka.

“Belum ada, tunggu Juknis dulu,” lanjut Basri.

Sementara itu, kata Basri, Pemkot telah menganggarkan sekitar Rp8 Miliar untuk gaji mereka. Dana ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021.

Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta

“Sudah ada kalau itu,” ujar Basri.

Untuk diketahui, pemerintah pusat telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK pada 29 September. Dengan ini, tenaga honorer yang sebelumnya ikut tes, nasibnya tak lagi terkatung-katung.

Pemerintah pusat sebelumnya juga telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK yang merupakan turunan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. Ini mengatur tentang status kepegawaian pada instansi pemerintah hanya dua yaitu PNS dan PPPK.

Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal

“Di undang-undang kepegawaian hanya dua yang diakui, yaitu PNS dan PPPK. Jadi ASN itu terdiri dari dua. Nanti penghasilannya dapat tunjangan, cuman bedanya setiap tahun harus diperbaharui kontraknya,” terangnya.

Penulis: Resti Setiawati

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi06 Agustus 2026 15:07
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun
Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (...
Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...