Logo Sulselsatu

Sosiolog Acungi Jempol Sikap Konsisten dan Peduli Appi-Rahman Saat Debat Pertama

Asrul
Asrul

Senin, 09 November 2020 16:34

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – “Himbauan Pak Appi di closing statemennya menunjukkan kualitas pribadi Munafri Arifuddin sebagai pemimpin yang berjiwa besar yang selalu mengedepankan cara-cara fair dalam meraih tujuan”.

Hal ini dikatakan Dr Sawedi Muhammad, Sosiolog Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar terkait pesan damai yang disampaikan Appi pada sesi penutup debat perdana di Jakarta, Sabtu (7/11/2020) malam.

Dalam debat Pilwalkot Makassar kemarin, insiden penikaman salah satu pendukungnya memantik perhatiaan Appi untuk mengajak seluruh pihak menyajikan pilkada damai pada ‘Closing Statementnya’. Bukan justru mengajak masyarakat memilih dirinya di bilik TPS nanti.

Baca Juga : Ketua Tim Appi-Rahman Soroti Politik Anggaran Pemkot Makassar

Ada tiga poin penting dalam pengamatan sang sosiolog melihat sikap kandidat berjargon Makassar Bangkit itu.

Dr Sawedi memandang sikap Appi ingin menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan Pilkada damai tanpa kekerasan, tanpa teror, tanpa intimidasi dan tidak menghalalkan segala cara.

Menurutnya, penikaman salah satu pendukung Appi-Rahman oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dapat memicu pembalasan dengan kekerasan dan Appi-Rahman tidak menginginkan hal itu terjadi.

Baca Juga : Dukungan Makin Massif, Giliran Komunitas Warga Soppeng Tegas Pilih Appi-Rahman

“Olehnya itu beliau menyerukan bahwa Pilkada Makassar harus berlangsung damai meski timnya telah menjadi korban kekerasan,” ungkapnya, Minggu (9/11/2020) malam.

Selanjutnya yang kedua, Dr Sawedi berpendapat, sesuai dengan kaidah demokrasi yaitu bersaing secara fair dan sehat, Appi menunjukkam ke publik bahwa dirinya konsisten dengan cara-cara kampanye yang santun dan bermartabat.

“Sesuai kaidah demokrasi yaitu bersaing secara fair dan sehat. Pak Appi ingin memastikan bahwa pemimpin kota Makassar haruslah yang terbaik yang dipilih oleh rakyat Makassar melalui cara-cara yang terhormat,” terang Dr Sawedi.

Baca Juga : Makin Massif, Pengalihan Pilihan ke Appi-Rahman, Pengamat: Warga Memilih yang Tepat untuk Dipilih

Ketiga, Appi seolah ingin menegaskan bahwa keselamatan semua anggota timnya dan seluruh warga Makassar adalah prioritas utama.

“Kampanye meraih dukungan publik bukanlah tujuan akhir dari demokrasi tetapi sebagai proses yang sejatinya dilalui tanpa teror dan tanpa kekerasan,” kuncinya lugas.

Sebelumnya dalam sesi penutup debat terbuka, Appi memulai kalimatnya dengan suara lirih seraya menyerukan pesan pilkada damai pasca mengetahui salah satu tim suksesnya Muharram Madjid atau yang akrab disapa Musjaya menjadi korban pembacokan orang tak dikenal.

Baca Juga : Appi-Rahman Unggul di Debat Kedua Pilwali Makassar, Ekonom Senior Hingga Sosiolog Sebut Programnya Solutif

Musjaya mengalami luka cukup dalam akibat ditusuk dengan benda tajam di bagian tubuh pinggang belakang sebelah kiri saat hendak mengikuti acara debat Pilwalkot Makassar di salah satu stasiun TV Swasta di Jakarta.

Appi juga mengajak kepada seluruh pendukungnya untuk tetap tenang dan menyerahkan perkara ini pada pihak kepolisian serta sama-sama mendoakan korban agar segera pulih dari sakitnya.

Selepas debat, Appi langsung bergegas menuju RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta Barat guna menjenguk pendukung setianya.

Baca Juga : Kreatif, Appi dan Rahman Main Film Juga, Viral di Medsos

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis09 September 2026 22:49
Penjualan Kendaraan Hybrid Kalla Toyota Naik 137 Persen
Kalla Toyota mencatatkan pertumbuhan penjualan positif sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Salah satu penopang utamanya adalah penjualan kendaraan ...
News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...