Logo Sulselsatu

Debat Kedua Pilwali di Jakarta, Panglima Sekber Appi-Rahman Minta Tim Tidak Terpancing Provokasi

Asrul
Asrul

Jumat, 20 November 2020 22:26

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar resmi menetapkan jadwal debat kandidat putaran kedua Pemilihan Walikota (Pilwakot), Selasa, 24 November 2020 di Jakarta.

Panglima Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Koalisi Appi-Rahman, Adi Rasyid Ali (ARA) tidak mempermasalahkan keputusan debat seri kedua digelar di luar kota Makassar. Namun sejumlah catatan ia tekankan kepada penyelenggara dan aparat keamananan.

“Tidak masalah jika memang ditetapkan lokasi debat gelombang kedua di Jakarta. Harapan kami, kepolisian harus tegas, tidak boleh ada pengerahan massa, kerumunan massa,” tegas ARA Jumat (20/11/2020).

Baca Juga : Ketua Tim Appi-Rahman Soroti Politik Anggaran Pemkot Makassar

Menurut dia, insiden kekerasan yang dialami pendukung Appi-Rahman pada debat perdana lalu masih sangat membekas.

Oleh karena itu, ARA menyampaikan kepada seluruh pendukung dan simpatisan paslon berjargon Makassar Bangkit itu untuk menahan diri dan tidak terpancing dengan konflik.

“Kami sudah sampaikan ke pendukung Appi-Rahman untuk mampu menahan diri, menahan emosi, kita tampil dengan adu gagasan, adu ide dan adu program. Bukan adu otot atau adu badik. Walaupun kami punya kemampuan melakukan itu,” ujarnya.

Baca Juga : Dukungan Makin Massif, Giliran Komunitas Warga Soppeng Tegas Pilih Appi-Rahman

Terkait debat kedua nantinya, Ketua Partai Demokrat Kota Makassar itu menerangkan bahwa Appi-Rahman sudah siap. Telah beberapa kali pula dilakukan simulasi debat.

“Ya, kami sudah siap debat. Tinggal pematangan saja,” jelasnya.

Diketahui, debat putaran kedua ini mengusung tiga tema, yakni, reformasi birokrasi, pelayanan publik, penataan kawasan perkotaan dan ekonomi.

Baca Juga : Makin Massif, Pengalihan Pilihan ke Appi-Rahman, Pengamat: Warga Memilih yang Tepat untuk Dipilih

Komisioner KPU Makassar, Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Pendidikan Pemilih, Endang Sari mengatakan, hal itu sudah lama direncanakan KPU, setelah melihat situasi keamanan di Makassar yang kurang kondusif. Apalagi ditambah rekomendasi dari Polrestabes Makassar dan Bawaslu.

Mencegah gesekan yang mungkin terjadi, Endang mengaku sudah menyurati Paslon untuk memberitahukan kepada pendukung masing – masing agar tidak menggelar nonton bareng (nobar). Sebaiknya pendukung menonton Paslon mereka dari rumah.

Sementara di lokasi debat, pihak KPU akan koordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk menurunkan personel melakukan pengamanaan ganda. Selain itu pihak KPU sudah meyiapkan tim untuk mensterilkan lokasi debat.

Baca Juga : Appi-Rahman Unggul di Debat Kedua Pilwali Makassar, Ekonom Senior Hingga Sosiolog Sebut Programnya Solutif

Editor: Asrul

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi24 Oktober 2026 18:34
Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampu...
Sulsel24 Oktober 2026 18:14
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatk...
Ekonomi24 Oktober 2026 13:40
PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melalui pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan perta...
Politik24 Oktober 2026 08:21
AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ni’matullah Erbe sel...