SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) bertemu dengan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dalam acara makan malam di Rujab Gubernur, Sabtu (19/12/2020) malam.
Dalam pertemuan itu, beberapa hal menjadi pembahasan, salah satu yang cukup serius dibicarakan persoalan vaksin Covid-19 untuk warga.
Sehingga di awal sambutan Bamsoet menekankan bahwa vaksin ini digratiskan oleh pemerintah. Ini juga merupakan bentuk tanggungjawab negara memenuhi konstitusi untuk keselamatan kesehatan warga negara Indonesia.
“Kita bersyukur akhirnya presiden memutuskan untuk mengratiskan biaya pelayanan vaksin di kita semua,” tegasnya.
Kedatangan vaksin Covid-19 di Indonesia awal Desember ini dipandang sebagai salah satu kemampuan Indonesia untuk meyakinkan produsen vaksin dunia. Sejak Maret Indonesia ikut memburu vaksin, obat dan berbagai kebutuhan melawan corona.
“Kita bertarung dan berebutan dengan negara-negara lain, karena 250an negara mengalami hal yang sama dengan kita. Sementara pabrikan vaksin itu tidak banyak,” sebutnya.
Ditargetkan Januari 2021 akan masuk 15 juta vaksin dan bertahap. Sehingga Juni target 70 persen dari 270 juta warga Indonesia telah divaksin.
“Maka kita bisa bernafas lega dan kembali normal,” imbuhnya.
Sementara, Nurdin Abdullah menjelaskan bahwa kasus Covid-19 yang terjadi di Sulsel didominasi dengan status orang tanpa gejala (OTG).
“80 persen itu adalah OTG, sehingga hampir semuanya kita rawat di hotel. Di rumah sakit sampai hari ini okuvansinya di bawah 50 persen. Jadi, insyaallah, mudah-mudahan bisa kita kendalikan dengan baik,” jelasnya.
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar