SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) ramai-ramai minta mutasi ke Pemprov Sulsel. Sebelum pelantikan Walikota dan Wakil Walikota di Makassar terpilih.
Diketahui, Camat Ujung Pandang Andi Badi Sommeng bahkan telah mengajukan perpindahannya. Sementara, dua camat lainnya yakni Camat Rappocini, dan Camat Mamajang juga dikabarkan sedang mengurus kepindahannya.
Merespon itu, Walikota Makassar terpilih, Moh Ramdhan Pomanto mengaku heran dengan fenomena ASN eksodus ke Pemprov menjelang kepemimpinannya.
Baca Juga : ASN Diberi Fleksibilitas Kerja agar Bisa Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Pasalnya, ia menganggap dirinya tidak pernah mengancam apapun, hanya merealisasikan visi misi pemerintah bersih dari indikasi korupsi.
“Pertama saya tertawa juga. Ada apa ini barang. Saya tidak pernah bilang saya mau usirko, Saya mau hancurkanko, saya mau sikatko. Kata-kata saya kan saya bersih bersih, karena itu visi misi saya Pemerintah yang bersih dari indikasi korupsi,” ucap Danny.
“Berarti yang gelisah ini berarti yang tidak bersih dong. Kalau merasa bersih tidak usah takut,” tambahnya.
Baca Juga : VIDEO: Danny Pomanto Menangis di Acara Perpisahan dengan ASN
Danny mengaku tidak mempermasalahkan perpindahan tersebut. Ia pun tidak peduli.
Kendati demikian, Danny memperingatkan bahwa jika ada tindakan yang melenceng atau masalah hukum, maka dirinya memastikan akan mengejar siapapun itu.
“Tetapi kalau merasa tidak bersih, yah cocokmi hengkangmi saja. Saya tidak peduli siapapun saya tidak mau pusing ini barang. Mau hengkang silakan, kalau ada masalah pasti diburu,” tegasnya.
Baca Juga : BKN Pertimbangkan Kenaikan Pangkat Bulanan, ASN Dapat Kemudahan Karier
Ia mengatakan dalam penentuan kabinet nantinya, ia akan tetap mengikuti prosedur dengang melakukan lelang jabatan.
“Kalau saya lelang saja. Saya tidak ada hengkang. Tidak ada tapi kalau ada salah tidak akan dibiarkan,” tandanya
Penulis: Resti Setiawati
Editor: Asrul
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar