Logo Sulselsatu

Peneliti Prediksi PAD 2021 Kota Makassar Bisa Naik 25 Persen

Uje Jaelani
Uje Jaelani

Kamis, 11 Februari 2021 19:05

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR,— Peneliti Senior Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) Universitas Patria Artha (UPA) Bastian Lubis mengatakan PAD Makassar Tahun Anggaran 2021 seharusnya dapat terealisir sebesar Rp 2,134 triliun, naik Rp 450 miliar atau 25,57 persen dari target yang ditetapkan dalam APBD 2021 sebesar Rp 1,686 triliun.

Hal ini dapat tercapai karena tingkat pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar 2019 mencapai 8,23 persen di atas pertumbuhan ekonomi Sulsel sebesar 7,07 persen belum lagi apabila dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,15 persen.

Selain hal tersebut, Bastian Melanjutkan bahwa jumlah uang yang beredar di Kota Makassar 2019 sebesar Rp 165 triliun, atau 2,68 persen dari jumlah uang yang beredar di Indonesia sebesar Rp 6,138,3 triliun.

Baca Juga : AUHM Makassar Kembali Aktif, Tasbih Mursalin Diangkat Jadi Ketua Baru

“Makassar adalah kota penghubung atau pintu masuk Indonesia Timur. Kota Perdagangan yang tidak pernah tidur, roda perdagangan berputar 24 jam. Covid-19 yang melanda apabila berdampak hanya sebagian sektor saja yang terimbas andai terkoreksi tingkat pertumbuhan pada 4 persen sampai 5 persen, jumlah uang yang beredar tetap tinggi,” ujarnya, di Kampus UPA, Rabu (10/2/2021).

Rektor Universitas Patria Artha melanjutkan, meskipun PAD tahun 2017 hingga 2020 terus merosot. Namun dengan visi-misi Wali Kota dan wakil walikota Makassar terpilih, Moh Ramdah Pomanto-Fatmawati Rusdi yang akan melakukan percepatan tata kelola pemerintahan yang sombere dan smart PAD Makassar bisa terdongkrak naik hingga Rp2,13 triliun dengan

“Tingkat penerimaan PAD 2017-2020 terus merosot meskipun pada tahun 2018 dan 2019 belum ada wabah Covid-19. Masih jauh daripada target atau anggaran yang ditetapkan masih sangat rendah dibandingkan aktivitas ekonomi yang berkembang di Masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Bastian Lubis: Korupsi Masih Jadi Penyakit Kronis, Perlu Reformasi Sistem Hukum

Bastian menilai Pemkot Makassar selama selama ini dinilai terlalu bergantung pada dana perimbangan dari pusat. Padahal, jika potensi PAD digenjot lebih baik lagi, pasti APBD Makassar bisa terdongkrak lebih baik lagi.

“Apakah sisanya jumlah uang yang beredar sebesar Rp 152 triliun jadi tabungan di bank-bank, idle money untuk Pemkot Makassar?” ujarnya.

Penulis: Jahir
Editor : Uje Jaelani

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar24 Januari 2026 13:24
Plt Dirut PDAM Hamzah Ahmad Raih Anugerah Pemimpin BUMD Inspiratif di Peduli Indonesia Awards 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komitmen menghadirkan layanan air bersih yang inklusif dan berkelanjutan mengantarkan Pelaksana Tugas Direktur Utama PDAM...
Pendidikan24 Januari 2026 11:37
Asmo Sulsel Terus Gencarkan Edukasi Safety Riding hingga SMKN 1 Kendari
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berkendara yang merata di seluruh wilayah ...
Pendidikan24 Januari 2026 11:27
Asmo Sulsel Tanamkan Kesadaran Safety Riding di SMK Satria Kendari
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus memperluas jangkauan edukasi keselamatan berkendara kepada generasi muda....
Bisnis24 Januari 2026 11:07
Sinergi Kalla Toyota Bersama Backhaus dan Rappo, Sajikan Pastry Lokal dengan Konsep Ramah Lingkungan
Pada 2025, Kalla Toyota memulai project dengan berkolaborasi bersama brand pastry lokal Makassar, Backhaus di dealer Kalla Toyota Alauddin....