Logo Sulselsatu

Wartawan Diusir Saat Gladi Pelantikan Kepala Daerah Terpilih di Rujab Gubernur Sulsel

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Kamis, 25 Februari 2021 14:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gladi resik atau persiapan pelantikan kepala daerah terpilih yang berlangsung di Baruga Pattingaloang Rujab Gubernur Sulsel, Kamis (25/2/2021) dijaga ketat aparat pengamanan.

Sejumlah jurnalis dan pewarta foto yang bermaksud meliput gladi pelantikan calon kepala daerah dan wakil terpilih di Baruga Patingalloang Rumah Rumah Dinas Gubernur Sulawesi Selatan diusir petugas, yang berjaga di depan gerbang. Alasannya, kegiatan tersebut tertutup, tidak untuk diliput.

Tawakkal, salah seorang pewarta foto yang berada di lokasi itu membenarkan insiden tersebut. Ia mengaku, petugas tidak memperkenankan orang masuk demi menghindari kerumunan atas perintah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

“Katanya perintah Pak Gub tidak boleh masuk, menghindari kerumunan. Tapi banyak ji oran didalam,” ucap Tawakkal saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp.

Sementara itu, Juru Bicara Gubernur Veronica Moniaga meminta maaf atas terjadinya insiden tersebut. Ia mengaku tidak ada instruksi gubernur untuk sengaja mengusir wartawan.

“Nda ada instruksi seperti itu. Mungkin petugas di lapangan juga karena ada aturan protkes ketat dari Mendagri dan diteruskan ke bawah, kadang petugas pengamanan mungkin bahasa komunikasinya kurang bagus,” ujar Veronica.

Menurut Veronica, prosedur gladi resik telah dijelaskan sebelumnya kepada media. Termasuk adanya pembatasan tempat agar tetap memenuhi aturan protokol kesehatan.

Hal itu dilakukan demi menjaga amanah Mendagri yang telah mengizinkan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menggelar pelantikan kepala daerah secara tatap muka. Sebab, pelantikan tatap muka beresiko tinggi menimbulkan klaster penularan virus Corona.

“Bapak Gubernur berupaya memperjuangkan mayoritas aspirasi kepala daerah yang minta dilantik secara langsung agar lebih terasa sakral. Kemendagri menyetujui dengan syarat ketat, salah satunya protokol kesehatan, karena kalau jadi klaster kan isunya jadi negatif lagi,” pungkas Veronica. (*)

Penulis: JAHIR MAJID
Editor: ANDI

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan10 Agustus 2026 17:54
Karebosi Disiapkan Jadi Pusat HUT Ke-81
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Semangat merah putih mulai dikobarkan di berbagai penjuru Kota Makassar, menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ...
Metropolitan10 Agustus 2026 17:52
Dua Kelurahan Makassar Jadi Pilot Project Sadar HAM, Appi Harap Jadi Replikasi ke 153 Kelurahan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kota Makassar menjadi salah satu daerah percontohan nasional dalam upaya membumikan nilai-nilai hak asasi manusia hin...
Ekonomi10 Agustus 2026 17:44
OJK Prioritaskan Integritas Pasar Modal, Luncurkan ETF Emas
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadikan penguatan integritas pasar modal sebagai prioritas dalam mendorong transformasi Pasar Modal Indonesia....
News10 Agustus 2026 17:39
4 Bulan Merugi, Peternak Sulsel Bagikan Ayam Gratis: Kami Sudah Tak Sanggup
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pengusaha dan peternak ayam petelur di Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di kantor sementara DPRD Sulsel di ...